Jokowi: Menteri Harus Fokus Realisasikan Anggaran 2020

Sisa anggaran hingga akhir tahun mencapai Rp 1.068 triliun, padahal, tahun 2020 berakhir dalam 29 hari lagi.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 02 Des 2020 10:03 WIB

Author

Resky Novianto

Jokowi: Menteri Harus Fokus Realisasikan Anggaran 2020

Presiden RI Joko Widodo/ Antara Foto

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo meminta seluruh jajarannya untuk berkonsentrasi pada realisasi anggaran tahun 2020 yang tinggal kurang lebih tiga minggu.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam arahannya pada sidang kabinet paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 1 Desember 2020.

“Kemudian yang kedua, yang berkaitan dengan realisasi anggaran tahun 2020. Ini tinggal kurang lebih tiga minggu, hanya tinggal tiga minggu, praktis tinggal tiga minggu. Jadi, semuanya saya minta konsentrasi kepada yang namanya realisasi belanja 2020,” ujar Presiden.

Adapun mengenai anggaran tahun 2021, Kepala Negara meminta kementerian/lembaga, terutama yang memiliki anggaran besar, agar segera membelanjakannya di awal tahun atau di Januari.

Presiden tidak ingin jika kementerian/lembaga baru berbelanja di bulan Februari.

“Saya ingatkan sekali lagi, belanja-belanja semuanya bisa segera direalisasikan di awal Januari, di awal tahun, sehingga mestinya lelang dimulai sekarang karena DIPA-nya sudah kemarin dibagikan bisa dilelangkan segera,” jelasnya.

Realisasi Belanja Negara

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan sisa belanja pemerintah pusat dan daerah hingga akhir tahun mencapai Rp 1.068 triliun. Padahal, tahun 2020 berakhir dalam 29 hari lagi.

Bendahara Negara itu menjelaskan, sisa belanja tersebut terdiri atas belanja APBN yang sebesar Rp 798,7 triliun, ditambah dengan belanja pemerintah daerah yang berada di kisaran Rp 400 trilliun.

"Kalau kita lihat total belanja APBN Rp 798,7 triliun ditambah Rp 400 triliun APBD. Total keseluruhan kalau dikurangi TKDD (transfer ke daerah dan dana desa) masih ada sekitar Rp 1.068 triliun sendiri," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/12/2020).

Dia berharap dalam sisa akhir tahun ini, pemerintah bisa segera mengeksekusi anggaran sebesar satu kuadriliun rupiah atau Rp 1.000 triliun.



Editor: Ardhi Rosyadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Pesan untuk Kapolri Baru terkait Catatan Pelanggaran HAM

Sudah Negatif Covid, Perlu Swab Ulang?

Kabar Baru Jam 8

Strategi Pengusaha Hotel dan Resto Merespons PPKM