BPS: November Inflasi 0,28 Persen

Inflasi tertinggi terjadi di Tual yakni sebesar 1,15 persen mtm. Tetapi ada 7 kota yang mengalami deflasi, di antaranya Kendari, Ambon, atau Tarakan.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 01 Des 2020 13:34 WIB

Author

Sadida Hafsyah

BPS: November Inflasi 0,28 Persen

Tim Pengendalian Inflasi Daerah Sidak Harga Telur Ayam di Kediri (10/07/18). Foto Antara/ Prasetio.

KBR, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,28 persen secara month to month (mtm). Berdasarkan data, artinya inflasi sudah terjadi selama dua bulan terakhir.

Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam konferensi pers virtual (01/12) menjelaskan inflasi terjadi di 83 kota.

"Inflasi Indonesia di bulan November 2020 ini sebesar 0,28 persen mtm. Kemudian inflasi untuk tahun kalender yaitu November 2020 dibandingkan dengan Desember 2019, itu mengalami inflasi 1,23 persen. Kalau kita bandingkan November 2020 dengan November 2019, ini juga masih menunjukan inflasi sebesar 1,59 persen," kata Setianto.

Setianto menyebut inflasi tertinggi terjadi di Tual yakni sebesar 1,15 persen mtm. Tetapi ada 7 kota yang mengalami deflasi, di antaranya Kendari, Ambon, atau Tarakan.

Ia melanjutkan, inflasi paling besar disumbangkan oleh kenaikan harga bahan pangan seperti telur ayam, daging ayam, dan cabai.

"Inflasi terutama terjadi karena kenaikan harga bahan makanan dan miniuman dengan andil 0,22 persen. Kenaikan terjadi pada harga daging ayam yang memberikan andil inflasi 0,08 persen, telur ayam ras, dan cabai," ujarnya.

Selain menyumbang inflasi, beberapa bahan pangan lain berkontribusi terhadap deflasi. Beras dan daging sapi memberikan andil deflasi 0,01 persen.


Editor: Ardhi Rosyadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Pesan untuk Kapolri Baru terkait Catatan Pelanggaran HAM

Sudah Negatif Covid, Perlu Swab Ulang?

Kabar Baru Jam 8

Strategi Pengusaha Hotel dan Resto Merespons PPKM