Stok Darah bagi Korban Gempa Cukup untuk Sementara

Sebelumnya, PMI menyatakan kekurangan golongan darah tertentu seperti A+, O+ dan AB+. Sedangkan golongan darah B+ tercukupi.

BERITA , NASIONAL

Kamis, 08 Des 2016 11:34 WIB

Author

Sasmito

Stok Darah bagi Korban Gempa Cukup untuk Sementara

Masjid Jami Nur Abdullah di Desa Parue Kede, Kecamatan Bandar Barue, Kabupaten Pidie Jaya, yang ambruk karena gempa, Rabu (7/12/2016). (Foto: ANTARA)


KBR, Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Aceh menyatakan kebutuhan darah untuk korban gempa di Pidie Jaya, Aceh untuk sementara sudah terpenuhi.

Sebelumnya, PMI menyatakan kekurangan golongan darah tertentu seperti A+, O+ dan AB+. Sedangkan golongan darah B+ tercukupi. Belakangan banyak warga mendonorkan darahnya untuk membantu para korban gempa di Pidie Jaya.

Kepala Markas PMI Provinsi Aceh, Rudianto mengatakan stok darah diambil dari rumah sakit setempat dan PMI di Aceh. Menurutnya, memang sempat ada kekurangan kantong darah di RS Sigli, namun kebutuhan tersebut sudah dipenuhi dari PMI Banda Aceh.

Meski demikian, Rudianto mengatakan, PMI belum menghitung jumlah keseluruhan kantong darah yang sudah terpakai oleh korban gempa kemarin.

"Kalau untuk yang di luar RS Zainal Abidin di Kota Banda Aceh itu dicover dari rumah sakit sendiri dan PMI Banda Aceh. Dan untuk di daerah rumah sakit Pidie Jaya itu dicover oleh PMI Pidie di Kota Sigli dan PMI Aceh Utara. Alhamdulillah belum ada kebutuhan yang tidak tercover saat ini," kata Rudianto saat dihubungi KBR, Kamis (8/12/2016).

Baca: Jumlah Korban Jiwa Akibat Gempa Aceh Capai 96 Orang   

Kepala Markas PMI Provinsi Aceh Rudianto menambahkan PMI juga akan menyalurkan 1.000 paket kebutuhan sehari-hari seperti selimut dan alat mandi kepada warga terdampak gempa.

"Hari ini PMI akan mendistribusikan 1000 paket bantuan di wilayah Merdu, Pangra, Uliglih, Bandar Baru dan Bandar Dua," imbuhnya.

Gempa 6,5 Skala Richter mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, pada Rabu (7/12/2016) pagi. Gempa juga berdampak di Kabupaten Birien hingga Banda Aceh.

Badan  Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat jumlah korban tewas akibat gempa di Pidie Jaya, Aceh meningkat menjadi 96 orang. Sementara itu, korban luka sebanyak 536 orang.

Baca: Kesaksian Warga Meureudu yang Digoncang Gempa   

Juru bicara BPB Aceh, Heni mengatakan, jumlah korban kemungkinan akan bertambah karena proses evakuasi masih terus dilakukan.

BPBA membentuk beberapa titik pengungsian di 4 kecamatan. Jumlah pengungsi hingga malam tadi mencapai 3.701 orang. Para pengungsi membutuhkan bantuan logistik seperti makanan dan minuman, serta kebutuhan balita.

Baca: Gempa Pidie Jaya, KSP Koordinasi Tanggap Darurat   

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aliansi Mahasiswa Papua Tolak Pertemuan Jokowi-Tokoh Papua

Kabar Baru Jam 15