Rumah Rusak Akibat Gempa Aceh Dapat Tambahan Bantuan Dana

Dengan tambahan ini, total bantuan dana pembangunan rumah rusak berat menjadi Rp70 juta.

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 31 Des 2016 22:43 WIB

Author

Ninik Yuniati

Rumah Rusak Akibat Gempa Aceh Dapat Tambahan Bantuan Dana

Pembersihan puing-puing bangunan pasca Gempa di Pidie Jaya, Aceh. (Foto: ANTARA)


KBR, Jakarta - Sebanyak 2200an rumah warga yang rusak berat akibat gempa di Pidie Jaya, Aceh akan mendapat tambahan bantuan dana dari pemerintah daerah sebesar Rp30 juta.

Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan Pemerintah Provinsi Aceh, masing-masing Rp10 juta dan Rp20 juta. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Soedarmo mengatakan, bantuan dana akan segera dicairkan mulai bulan depan.

Dengan tambahan ini, total bantuan dana pembangunan rumah rusak berat menjadi Rp70 juta, sebab sebelumnya pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengucurkan Rp40 juta.

"Jadi 40 ini kan dari pemerintah pusat, kemudian nanti sharing dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Jadi nanti kan kalau sekarang kalau nggak salah nilainya berarti 40, nanti kekurangannya ditambah sama provinsi sama kabupaten," kata Soedarmo kepada KBR, Sabtu (31/12/2016).

"Perkiraan sih, kabupaten 10, provinsi 20. sudah diputuskan dalam pertemuan. yang jelas kita kan itu nggak bantu rumahnya masyarakat yang kena gempa itu, terutama yang hancur," lanjutnya.

Soedarmo menambahkan, pemerintah daerah tidak memberikan bantuan bagi rumah dengan kerusakan sedang maupun ringan. Kata dia, sekitar 15 ribu rumah rusak sedang dan ringan telah mendapat bantuan Rp20 juta dari BNPB.

Baca:

Pembangunan kembali bangunan rumah yang rusak akibat gempa diperkirakan rampung selambatnya pada pertengahan tahun depan. Namun, menurut Soedarmo, rumah-rumah tersebut tidak akan dibangun dengan konsep tahan gempa. Ia beralasan, tidak ada tim teknis khusus untuk mendampingi warga.

"Kalau kita bangun yang tahan gempa ini kan, itu kan perlu teknik khusus. Jadi yang penting dengan segera mungkin lah mereka bisa kembali ke rumah masing-masing," imbuhnya. (ika)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17