Referendum Italia, Mendag Kaji Dampaknya pada Perdagangan Internasional

Dampak referendum itu bisa dirasakan oleh negara-negara lain yang menjadi mitra dagang, termasuk Indonesia.

BERITA , NASIONAL

Rabu, 07 Des 2016 09:14 WIB

Author

Dian Kurniati

Referendum Italia, Mendag Kaji Dampaknya pada Perdagangan Internasional

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kanan). Foto: Antara

KBR, Jakarta- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan referendum konstitusi di Italia dapat mempengaruhi pergerakan perekonomian dunia, khususnya di Uni Eropa. Kata dia, dampak referendum itu bisa dirasakan oleh negara-negara lain yang menjadi mitra dagang, termasuk Indonesia.

Meski demikian, pemerintah memerlukan waktu untuk mengkaji dampak referendum tersebut terhadap perdagangan internasionalnya dengan Indonesia.

"Referendum baru dua hari lalu, bagaimana dampaknya kan dua hari belum bisa kita lihat. Dan mereka masih dalam proses. Hasilnya seperti itu, dan eksekusinya terhadap perdagangan belum bisa diukur. Against globalisasi kecenderungannya, dan memang semua dari awal melihat kecenderungan negara-negara ini proteksionis," kata Enggartiasto di Hotel Fairmont, Selasa (06/12/16).

Enggartiasto mengatakan, sikap Indonesia terhadap referendum Italia tidak berbeda saat Inggris memutuskan keluar dari Uni Eropa. Kata dia, saat ini pemerintah masih mencermati pergerakan politik dan ekonomi di sana.  

Sebelumnya, Perdana Menteri Italia Matteo Renzi menyatakan pengunduran dirinya setelah kalah telak dalam referendum tentang rencananya mereformasi konstitusi. Renzi yang menginginkan reformasi dalam referendum kalah, karena hanya 42 sampai 46 persen suara mendukung reformasi, sementara 54 sampai 58 persen suara memilih Tidak.

Editor: Sasmito

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17