Bagikan:

Pesawat TNI AU Jatuh, KNKT Kirim Tim ke Wamena

Pengiriman tim dimaksudkan untuk berjaga-jaga apabila diminta TNI AU membantu penyelidikan.

BERITA | NASIONAL

Minggu, 18 Des 2016 19:14 WIB

Pesawat TNI AU Jatuh, KNKT Kirim Tim ke Wamena

Prajurit TNI, Polri dan warga berada di puing pesawat Hercules yang jatuh di kawasan Gunung Lisuwa, Kampung Maima, Distrik Minimo, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (18/12). Foto: Antara

KBR, Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengirimkan tim ke Wamena, Papua,  malam ini untuk berjaga-jaga apabila diminta TNI Angkatan Udara (AU) membantu menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat Hercules C-130. Meski demikian, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, belum ada permintaan dari TNI AU kepada lembaganya untuk membantu penyelidikan.

"Kalau KNKT sesuai prosedurnya itu kalau Pesawat TNI AU itu kan pesawat militer jadi kita tidak turun kecuali kita diminta bantu secara resmi. Nah tapi kita proaktif saja, kita kirim orang ke Wamena untuk standby disana, artinya kalau diperlukan orang kami sudah ada disana. (Belum ada permintaan?), belum ada. (secara prosedur siapa yang harus meminta?), TNI sendiri kalau secara prosedur karena itu memang tanggung jawab TNI," ujarnya saat dihubungi KBR, Minggu (18/12).

Kata dia, tim yang diturunkan terdiri dari dua orang yang berprofesi sebagai pilot dan teknisi. Ia menduga faktor cuaca memiliki peran dalam jatuhnya pesawat milik TNI-Polri dalam beberapa waktu terakhir.

"Cuaca memang faktor alam sebenarnya dari dulu, dan pilot sebenarnya sudah dikondisikan untuk bagaimana mengendalikan pesawat ditengah cuaca buruk atau mendarat di pegunungan, itu semua sebenarnya sudah di trainning. Tetapi untuk terbang di Papua itu kita sarankan terbangnya pakai GPS Navigation Base, jadi basicnya pakai GPS pakai satelite, namun kebanyakan pesawat lama tidak dilengkapi dengan itu," ucapnya.

Baca: Operasi Pesawat Hercules Dihentikan Sementara

Belasan korban pesawat Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara yang jatuh dalam penerbangan dari Timika menuju Wamena, Provinsi Papua, telah dievakuasi hari ini. Kepala Staf TNI AU, Agus Supriyatna, menyatakan seluruh kru sebanyak 13 orang meninggal. Jenazah korban sudah berada di Lanud Wamena setelah dibawa menggunakan helikopter dan pesawat Hercules.

Pesawat Hercules C-130  bertolak dari Timika pukul 05.35 WIT dan dijadwalkan tiba di Wamena pada pukul 06.13 WIT. Namun, menara pengendali lalu lintas udara hilang kontak dengan pesawat tersebut pada pukul 06.02 WIT.

Editor: Sasmito

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Genjot Investasi untuk Ancaman Resesi

Most Popular / Trending