Bagikan:

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ahok: Saya Minta Dibukakan Pintu Maaf

Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali menyampaikan permohonan maafnya kepada umat Islam di seluruh Indonesia.

BERITA | NASIONAL

Senin, 12 Des 2016 11:41 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ahok: Saya Minta Dibukakan Pintu Maaf

Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kiri) bernyanyi bersama penyanyi Marcel Siahaan (kanan) di depan para pendukungnya di Rumah Lembang, Jakarta, Selasa (6/12). Foto: ANTARA


KBR, Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali menyampaikan permohonan maafnya kepada umat Islam di seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan Ahok saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al- Huda Jalan Talang No 3, Menteng, Jakarta Pusat hari ini. Kata dia, tidak mungkin dirinya menistakan agama, khususnya Islam. Pasalnya, Islam begitu dekat dengan dirinya sejak kecil hingga saat ini.

"Tentu pada kesempatan ini saya juga sebagai manusia yang punya kekurangan untuk pada kyai, ustad, alim ulama yang hadir, juga tentu ibu muslimat yang hadir khususnya umat muslim diseluruh Indonesia. Saya dimintakan buka pintu maaf sebesar-besarnya untuk saya," ujarnya saat memberikan sambutan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid Al- Huda, Jakarta, Senin (12/12/2016).

Baca juga: Ini Langkah Kepolisian Jaga Sidang Perdana Ahok

Dia juga meminta doa yang sebesar-besarnya kepada jemaah yang hadir dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad tersebut agar proses persidangan perdana besok berjalan lancar. Selain itu, dia juga meminta doa kepada alim ulama yang hadir supaya apabila dirinya menjadi gubernur nanti bisa menjadi gubernur yang amanah atau dapat dipercaya seperti Nabi Muhammad SAW.

"Saya juga terimakasih untuk doa-doanya, saya meminta didoakan supaya besok di persidangan semoga lancar, dibukakan oleh Allah SWT. Sekali lagi terima kasih untuk bapak ibu kyai yang mendoakan. Bimbinglah saya ingatkan saya tuntun saya agar menjadi gubernur yang amanah sesuai dengan sifat nabi muhammad," ucapnya.

Ahok pun bercerita, perayaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan suatu hal asing bagi dirinya. Sebab, dirinya dibesarkan dan sempat memimpin daerah Belitung Timur yang penduduknya 90 persen lebih beragama Islam. Bahkan sebelum meninggal, ibunya sempat mewasiatkan untuk meneladani sifat Nabi Muhammad dalam memimpin.

"Jadi saya sebelum pemilihan pada 2012, beliau pesan kalau jadi pejabat pelayan masyarakat harus ikutin teladan Nabi Besar Muhammad. Apa teladan itu? Kita harus jadi pejabat yang sidiq, yang benar, jujur kita harus jadi pejabat yang tabliq, selalu membawa kabar yang baik, kita juga harus jadi pejabat yang fathanah, cerdas, terampil, tentu kita juga harus jadi pejabat yang amanah, yang bisa dipercaya , bukan untuk pribadi tapi tanggungjawab yang besar, ibu saya selalu ingatkan selalu meneladani sifat Nabi Besar Muhammad SAW," tambahnya.

Baca juga: Dewan Pers Waspada Jika Sidang Ahok Disiarkan Langsung





Editor: Quinawaty
 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Subsidi dan Tata Kelola Pupuk Indonesia

Most Popular / Trending