Kesaksian Penumpang Citilink: Curiga Pilot Mabuk, Kami Minta Ganti!

"Kami bilang, saya tidak mau kalau pilot ini yang menerbangkan pesawat. Kami minta ganti karena curiga, takutnya pilotnya sedang mabuk atau sakaw," kata Eddy Roesdiono.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 28 Des 2016 13:22 WIB

Author

Yudi Rachman

Kesaksian Penumpang Citilink: Curiga Pilot Mabuk, Kami Minta Ganti!

Ilustrasi kokpit pesawat Boeing 737. (Foto: RAF-YYC/Wikipedia/Creative Commons)


KBR, Jakarta - Salah satu penumpang pesawat maskapai Citilink QG 800 jurusan Surabaya-Cengkareng membenarkan adanya insiden penggantian pilot karena diduga mabuk.

Penumpang bernama Eddy Roesdiono mengatakan insiden penggantian pilot itu bermula ketika penumpang bicara pada penumpang lewat pengeras suara. Eddy mengatakan suara dari pilot itu terdengar tidak wajar atau meracau seperti orang mabuk.

Gara-gara itu sejumlah penumpang pria berinisiatif mempertanyakan kondisi pilot dan menolak diterbangkan oleh pilot itu.

"Ketika kita sudah berada di dalam pesawat itulah ada voice over dari pilot. Voice over itu menurut kami para penumpang meracau, tidak seperti seharusnya, dan terdengar seperti orang mabuk. Maka, penumpang berasumsi ini pilot mabuk pasti. Jadi kami beberapa orang penumpang lelaki itu mendatangi ruang pilot. Kami bilang, saya tidak mau kalau pilot ini yang menerbangkan pesawat. Kami minta ganti karena curiga, takutnya pilotnya sedang mabuk atau sakaw," kata Eddy Roesdiono kepada KBR Rabu (28/12/2016).

Baca: Ini Jawaban Citilink Soal Dugaan Pilot Mabuk   

Eddy Roesdiono mengatakan berdasarkan keterangan dari pramugari di penerbangan itu didapati informasi jika pilot tersebut baru keluar dari rumah sakit.

"Saya mendengar sendiri dari salah satu pramugari, pilotnya baru keluar dari rumah sakit, berarti tidak fit. Kemungkinan tidak fit, orang baru keluar dari rumah sakit," tambahnya.

Eddy mengatakan penumpang pesawat Citilink QG800 dalam kondisi penuh penumpang dan didominasi penumpang keluarga. Penumpang sudah masuk ke pesawat tepat waktu. Rencananya pesawat diberangkatkan dari Bandara Juanda Surabaya pukul 05.15 WIB, dengan jadwal tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, pukul 07.50 WIB.

"Ini banyak grup keluarga, ini kan musim liburan. Bukan panik, tetapi takut. Para ibu ketakutan sekaligus beruntung pilotnya bicara pakai voice over. Kenapa kok bisa pilotnya bisa masuk kalau tidak sehat," kata Eddy.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pemerintah Sebut Sertifikasi Layak Nikah Tak Wajib

Super You by Sequis Online, Asuransi Online untuk Milenial