Aksi 212 Damai, Kepolisian Apresiasi Peserta Aksi

"Tidak ada kejadian yang menonjol, tidak ada sesuatu yang mengkhawatirkan."

BERITA , NASIONAL

Jumat, 02 Des 2016 20:34 WIB

Author

Rio Tuasikal dan Yudha Satriawan

Aksi 212 Damai, Kepolisian Apresiasi Peserta Aksi

Sejumlah warga membubuhkan tanda tangan di kain putih pada deklarasi Nusantara bersatu di Lapangan Dadaha, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (2/12). (Foto: Antara)


KBR, Jakarta- Mabes Polri menyatakan situasi Jakarta selama aksi 212, aman sepenuhnya. Juru bicara Mabes Polri, Rikwanto, menyatakan tak ada kejadian yang berbahaya. Kata dia, besok masyarakat Jakarta sudah bisa beraktivitas kembali seperti biasa.

"Tidak ada kejadian yang menonjol, tidak ada sesuatu yang mengkhawatirkan. Meskipun hujan luar biasa namun semua tetap di tempat dan tetap khusyuk," jelasnya dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (2/12/2016) sore.

"Insya Allah sampai bubar dan selesai tidak ada insiden. Dan besok kembali ke kegiayan seperti semula," jelasnya.

Rikwanto menambahkan, saat ini masih ada sebagian peserta aksi yang ada di Monas dan Bundaran HI. Kata dia hal itu wajar dan tidak bermasalah. Sebab, ada sebagian di antara mereka yang masih menunggu rombongan untuk pulang.

Kepolisian juga, kata dia, sangat mengapresiasi peserta aksi yang sholat Jumat sesuai kesepakatan. Kata dia, para peserta sangat patuh kepada ulama yang memberikan arahan. "Kami sangat mengapresiasi hal ini," katanya lagi.

Sementara itu Kapolda Jawa tengah, Condro Kirono, saat ditemui di Masjid Agung Solo, Jumat (2/12) mengatakan aksi unjuk rasa dan doa bersama yang digelar serentak di berbagai daerah di Jawa tengah, mampu mengurangi mobilisasi massa yang ikut dalam aksi 2 Desember di Jakarta. Menurut Condro Kirono, pengurangan jumlah massa yang berencana mobilisasi ke Jakarta hampir 50 persen.
 
"Aksi seperti ini selain di Solo serentak hari ini juga ada di Pekalongan, Brebes, Demak, bentuknya doa bersama. Ya kami bersyukur Jakarta aman, Jawa tengah juga aman, ya kita tinggal menunggu kedatangan saudara kita yang ikut aksi di Jakarta menuju ke darah asal, termasuk di Solo, bisa selamat semua. Kalau ada massa yang menggelar aksi serupa di jalan, tidak ada masalah, itu kan bentuk penyampaian aspirasi. Menyampaikan pendapat di muka umum. Asalkan tetap menjaga ketertiban, persatuan dan kesatuan," katanya.

Lebih lanjut Jenderal polisi bintang dua ini mengungkapkan polisi akan mengawal massa yang akan pulang dari Jakarta menuju daerah asalnya di Jawa tengah.

Data kepolisian menunjukkan dari hampir 5 ribu massa asal Jawa tengah yang ikut ke Jakarta dalam aksi 2 Desember di Jakarta, 2700 peserta atau separuh lebih diantaranya berangkat dari Solo dengan menggunakan 44 bus dan 41 kendaraan pribadi. Mereka anggota berbagai ormas Islam antara lain Jamaah Ansharu Syariah, Laskar Hizbullah, Laskar Umat Islam, pondok pesantren Al Mukmin Ngruki, dan sebagainya.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Perdana, Perselisihan Hasil Pemilu

10 Tahun UU Narkotika: Seperti Apa Implementasinya?

Sidang Perdana Sengketa Pemilu

Cek Fakta: Misleading Content KPU Panik

What's Up Indonesia