Bagikan:

Uji Capem KPK, Johan Budi Menolak Dewan Pengawas Versi DPR

Dewan hanya boleh mengawasi etika pemimpin KPK

BERITA | NASIONAL

Senin, 14 Des 2015 22:21 WIB

Author

Rio Tuasikal

Uji Capem KPK, Johan Budi Menolak Dewan Pengawas Versi DPR

Calon Pemimpin KPK Johan Budi (Sumber: Kemendagri)

KBR, Jakarta - Calon Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi menolak pembentukan Dewan Pengawas KPK versi DPR. Hal itu Johan sampaikan ketika menjalani uji kelayakan dan kepatutan capem KPK di Komisi Hukum DPR, Senin malam.

Menurut Johan, dewan pengawas tidak boleh mengadili kewenangan pemimpin KPK. Dewan itu hanya boleh mengawasi etika pemimpin KPK. Seperti misalnya dugaan pemimpin KPK yang terlibat politik praktis.

"Dewan Pengawas itu harusnya mengawasi - hanya mengawasi - etika pimpinan KPK," tegas Johan.

Johan melanjutkan. "Dewan Pengawas itu jangan memanggil Pimpinan KPK kalau pimpinan menetapkan seseorang jadi tersangka. Karena itu otoritasnya."

Johan menjelaskan, selama ini pengawasan etik KPK dilakukan oleh Dewan Penasihat KPK. Dewan Penasihat bisa membuat komite etik ad hoc ketika ada dugaan pelanggaran etik oleh pimpinan. Menurut Johan, mekanisme tersebut bisa diambil Dewan Pengawas.

Mulai hari ini DPR melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap 10 calon pemimpin KPK. Pada hari pertama ini, Komisi Hukum DPR menjadwalkan menguji empat calon. Mereka adalah Sudjanarko, Alex Marwara, Johan Budi, dan Saut Situmorang. Empat calon lain akan dites Selasa besok (15/12). 


Editor: Rony Sitanggang

 


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Most Popular / Trending