Jemaat GKI Yasmin Ibadah Malam Natal di Rumah Jemaat

Jemaat gereja Yasmin dan HKBP Filadelfia akan menggelar ibadah Natal di depan Istana Negara, Jakarta, besok.

BERITA , NASIONAL

Kamis, 24 Des 2015 20:52 WIB

Author

Yudi Rachman

Jemaat GKI Yasmin Ibadah Malam Natal di Rumah Jemaat

Sejumlah jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia berdoa bersama di depan Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (28/4/2013). Doa bersama yang diselenggarakan dua minggu sekali ini, diadakan oleh GKI Yasmin dan

KBR, Jakarta- ­ Jemaat GKI Yasmin kota Bogor, untuk keenam kalinya, menggelar ibadah malam Natal di rumah jemaat. Juru bicara GKI Yasmin, Bona Sigalinging, mengatakan selama acara tadi tidak ada intimidasi dan pelarangan dari warga sekitar. Bahkan umat muslim dan kristiani setempat saling membantu jalannya proses malam natal. 

"Tidak ada intimidasi, sepanjang hari ini selama tidak ada kelompok intoleran yang dikerahkan dari luar Bogor kita selalu aman­aman saja. Seperti malam ini kita melakukan misa natal di salah satu rumah jemaat, di sebelah kiri kanannya juga sahabat­sahabat muslim. Bahkan, tadi di salah satu bagian, ada terdengar paduan suara lagu­lagu gereja dengan suara tetangga yang menjalankan sholatnya atau sembahyangnya, sangat indah. Kami malah mendirikan tenda di perkampungan," jelas Juru bicara GKI Yasmin Bona Sigalinging kepada KBR, Kamis (24/12/2015) 

Juru bicara GKI Yasmin, Bona Sigalinging menambahkan, untuk Natal esok, pihaknya bersama jemaat gereja HKBP Filadelfia akan menggelar ibadah Natal di depan Istana Negara, Jakarta. Kata Bona, ada sekitar 300 lebih jemaat yang akan bergabung. Ibadah di depan istana menjadi simbol agar pemerintah membuka gembok gereja Yasmin dan Filadelfia yang selama ini disegel pemerintah daerah. Meskipun kedua gereja itu sudah sah lewat putusan pengadilan. Untuk GKI Yasmin sendiri sudah dinyatakan sah oleh Mahkamah Agung dan lembaga Ombudsman Republik Indonesia. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Perdana, Perselisihan Hasil Pemilu

10 Tahun UU Narkotika: Seperti Apa Implementasinya?

Sidang Perdana Sengketa Pemilu

Cek Fakta: Misleading Content KPU Panik

What's Up Indonesia