Jelang Malam Pergantian Tahun, Begini Rekayasa Lalu Lintas di Kota Bandung

Kepadatan diprediksi terjadi pada 15 ruas jalan di Kota Bandung jelang pergantian tahun nanti.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 31 Des 2015 17:07 WIB

Author

Arie Nugraha

Jelang Malam Pergantian Tahun, Begini Rekayasa Lalu Lintas di Kota Bandung

Kepolisian menyebut 15 ruas jalan di Kota Bandung diprediksikan akan mengalami kepadatan kendaraan, menjelang pergantian tahun nanti. Rekayasa lalu lintas mulai diterapkan di kota Bandung. Foto: KBR/A

KBR, Bandung- Kepolisian mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas di kota Bandung, jelang pergantian tahun. Pengalihan arus dilakukan di beberapa ruas jalan raya di Kota Bandung. Salah satunya di sebagian Jalan Braga yang menuju Jalan Asia Afrika, Bandung. 

Menurut Wakil Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas Kota Bandung, Santiajdie Kartasasmita, sejumlah ruas jalan akan ditutup pada malam pergantian tahun. Seperti Jalan Asia Afrika dan Jalan Merdeka. Di ruas jalan itu akan digelar acara Car Freenight. 

"Akan tetapi dua titik tersebut sudah kita persiapkan untuk pengalihan arusnya. Sehingga diharapkan masyarakat yang mungkin tidak akan menuju acara Car Free Night, agar menghindari jalur - jalur tersebut. (Jadi artinya di daerah Dago tidak ada ?) Sesuai rencana, kawasan Dago - Jalan layang Pasupati tidak ada untuk tahun ini," ujarnya di Markas Polisi Kota Bandung, Jalan Merdeka, Kamis (31/12/2015). 

Berdasarkan pantauan di beberapa ruas jalan raya, arus kendaraan yang sudah dialihkan yaitu kendaraan dari jembatan Pasupati ke arah Jalan Sentot Alibasyah dialihkan menuju Jalan Dipenogoro. Sedangkan Jalan Gasibu Barat telah ditutup total.

Kepolisian sendiri menyebutkan sebanyak 15 ruas jalan di Kota Bandung, diprediksikan akan mengalami kepadatan kendaraan, menjelang pergantian tahun nanti. 

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

'Kiat Membuat Quality Time Bareng Keluarga'

Kabar Baru Jam 7

Sekolah Tatap Muka Mesti Diawasi

Kabar Baru Jam 8

Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa