Jatah Saham Freeport, Kejagung Periksa Menteri ESDM Terkait Rekaman

Sudirman juga ditanya pertemuan menteri ESDM dengan Presdir Freeport Indonesia.

BERITA | NASIONAL

Senin, 07 Des 2015 14:27 WIB

Author

Erric Permana & Wydia Angga

Jatah Saham Freeport, Kejagung Periksa Menteri ESDM Terkait Rekaman

Menteri ESDM Sudirman Said (Foto: KBR/ YUlius M.)

KBR, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengaku diperiksa Kejaksaan Agung terkait rekaman percakapan antara Setya Novanto, Riza Chalid dan Maroef Sjamsoeddin. Selain itu  ditanya mengenai hubungannya dengan Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin.

Dia pun akan menjelaskan mengenai pemeriksaan kejaksaan agung kepada presiden hari ini jika ditanya.

"Saya komunikasi juga bahwa saya dipanggil pihak kejaksaan. Walaupun saya langsung bertemu, tapi melalui channel yg baik, komunikasi kan tidak harus bertemu langsung. Lebih banyak mengonfirmasi apakah rekaman yang diputar itu sama dengan transkip yang telah mereka peroleh," ujar Sudirman Said di Istana Kepresidenan, Senin (07/12).

Pagi tadi  Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said   memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memberikan keterangan terkait dugaan permufakatan jahat dalam perpanjangan kontrak PT Freeport. Usai pemeriksaan, Sudirman mengatakan  telah menyampaikan kepada penyelidik  emua informasi mendasar yang telah disampaikan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Ia juga menjelaskan pertemuan  dengan Presiden Direktur PT Freeport, Maroef Sjamsuddin   merupakan pertemuan fungsional sesuai kebutuhan pekerjaan.

"(Apa saja yang disampaikan?) Isi rekaman. Dicocokkan apa yang diperdengarkan sama dengan apa yang menjadi informasi yang selama ini saya ketahui. Kemudian ditanyakan pertemuan saya dengan pak Maroef, saya jelaskan bahwa pertemuannya fungsional sesuai kebutuhan pekerjaan. Kemudian kedatangan saya ke MKD dasarnya apa juga saya jelaskan. Hal yang fundamental sudah saya jelaskan semua," kata Sudirman usai diperiksa Kejagung.

Pekan lalu  Kejagung telah lebih dulu meminta keterangan Presdir Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin.  Maroef diperiksa Jumat (4/12/2015) dini hari setelah  bersaksi di sidang  MKD DPR.


Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Ilmuan Iran Dibunuh, PBB minta semua pihak menahan diri

Kabar Baru Jam 7

Menagih Penuntasan Kasus Pembunuhan Pendeta Yeremia

Kabar Baru Jam 8

Rumah Sakit Penuh, Pemkab Cilacap Sewa Hotel untuk Karantina Pasien Covid-19