Wakil Sekjen PPP Ditipu Aburizal Bakrie

Wakil Sekjen PPP kubu Romahurmuziy, Syaifullah Tamliha mengaku ditipu oleh Aburizal Bakrie. Saat penandatanganan perjanjian dengan Partai Demokrat pada 1 Oktober lalu, Koalisi Prabowo sepakat akan menyetujui Perppu Pilkada sebagai undang-undang.

NASIONAL

Jumat, 05 Des 2014 12:24 WIB

Author

Khusnul Kotimah

Wakil Sekjen PPP Ditipu Aburizal Bakrie

ruu pilkada, perppu, sby

KBR,Jakarta - Wakil Sekjen PPP kubu Romahurmuziy, Syaifullah Tamliha mengaku ditipu oleh Aburizal Bakrie. Saat penandatanganan perjanjian dengan Partai Demokrat  pada 1 Oktober lalu, Koalisi Prabowo sepakat akan menyetujui Perppu Pilkada sebagai undang-undang. 


Syaifullah Tamliha mengatakan, PPP ikut menandatangani perjanjian karena berharap Golkar dan partai yang tergabung dalam Koalisi Prabowo konsisten dengan apa yang sudah ditandatangani, yakni menyetujui pemilihan kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat. 


“Saya adalah orang yang terakhir tanda tangan setelah SBY tanda tangan. Jadi kalau ada yang mengkhianati perjanjian itu saya bisa tuntut ke pengadilan sebagai sebuah penipuan terhadap diri saya. Karena saya diminta tanda tangan sebagai sekretaris jenderal PPP saat itu yang  ketua umumnya Suryadharma Ali,” kata Syaifullah Tamliha di Gedung DPR, Jumat (5/12). 


Sebelumnya dalam Musyawarah Nasional IX di Bali, Partai Golkar merekomendasikan agar Fraksi Golkar memperjuangkan pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD. Golkar juga akan   melobi fraksi lain di DPR agar menolak pemilihan kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat. 


Syaifullah menambahkan, apa yang telah dilakukan Partai Golkar tersebut seperti mengajari masyarakat untuk menipu. Kata dia, anggota DPR seperti dirinya saja bisa ditipu, apalagi dengan rakyat yang diwakili.


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18