PDIP Yakin Parpol Koalisi Prabowo Dukung Pilkada Langsung

PDIP yakin partai di Koalisi Prabowo, yang dalam paripurna sebelumnya medukung pilkada lewat anggota dewan, bakal beralih mendukung pilkada secara langsung.

NASIONAL

Kamis, 11 Des 2014 15:55 WIB

Author

Khusnul Kotimah

PDIP Yakin Parpol Koalisi Prabowo Dukung Pilkada Langsung

ruu pilkada, perppu, sby

KBR, Jakarta - PDIP yakin partai di Koalisi Prabowo, yang dalam paripurna sebelumnya mendukung pilkada lewat anggota dewan, bakal beralih mendukung pilkada secara langsung. 


Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait mengatakan karena tak ada partai yang berani untuk berbeda sikap dengan keinginan mayoritas rakyat yang ingin pilkada secara langsung. Karena itu ia yakin dalam paripurna penentuan Perppu Pilkada pada Januari mendatang bakal berlangsung secara aklamasi. 


“Saya sudah melihat kenyataan bahwa rakyat mayoritas mau [ilkada langsung karena itu adalah hak rakyat. Dan bisa menggerakkan ekonomi di daerah. Dan itu bagus untuk demokrasi,” kata Maruarar Sirait di gedung DPR, Kamis (11/12). 


Survei yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan, mayoritas masyarakat mendukung sistem pemilihan gubernur dan walikota/ bupati secara langsung dibandingkan harus dipilih oleh anggota dewan. 


Mayoritas juga memahami meski biaya yang dibutuhkan besar,  masyarakat merasa berhak menentukan pemimpin mereka di masa datang. Masyarakat juga tak percaya jika dipilih oleh anggota dewan dapat mengurangi praktik korupsi.


Hasil survei juga menunjukkan partai politik yang mendukung pemilihan gubernur, bupati dan walikota lewat  anggota dewan akan ditinggalkan oleh 25 persen pemilihnya pada Pemilu legislatif 2019.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Bekas Napi Koruptor Harus Jeda Lima Tahun Sebelum Maju di Pilkada