Masyarakat Paniai Desak Kapolri dan Panglima TNI Usut Dalang Kerusuhan

KBR, Jakarta - Masyarakat adat Paniai, Papua mendesak aparat hukum untuk melakukan investigasi dan menindak pelaku yang membunuh 5 warga dan melukai 22 warga Enarotali, Paniai.

NASIONAL

Selasa, 09 Des 2014 09:30 WIB

Author

Yudi Rachman

Masyarakat Paniai Desak Kapolri dan Panglima TNI Usut Dalang Kerusuhan

Papua, demo, paniai

KBR, Jakarta - Masyarakat adat Paniai, Papua mendesak aparat hukum untuk melakukan investigasi dan menindak pelaku yang membunuh 5 warga dan melukai 22 warga Enarotali, Paniai.

Ketua Dewat Adat Paniai, Papua, John Gobay mengatakan, aparat yang bertugas saat itu harus diperiksa karena diduga terlibat. Kata dia, TNI dan Polri juga memutar balikkan fakta dengan menuding keterlibatan OPM dalam aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh.

"Kami meminta kepada semua pihak tidak memutar balikkan fakta dengan menuding TPM/OPM ikut terlibat atau melakukan intervensi terhadap kasus kekerasan ini. Karena ini murni tuntutan keluarga korban penganiayaan. Kami juga meminta aparat hukum memeriksa Komandan Timsus 753 Enarotali, Kapolres Paniai dan Kepala Pos Brimob untuk memastikan anggotanya yang terlibat dalam kejadian ini dan memeriksanya secara terbuka," ujar John Gobay saat dihubungi KBR, Selasa (9/12)

John Gobay menambahkan hingga kini keluarga dan masyarakat masih bertahan di lapangan menjaga jenazah korban yang tewas. Kata dia, penjagaan TNI dan Polri di tiap sudut jalan membuat masyarakat ketakutan.

Sebelumnya, Kepolisian Papua mengklaim telah menjalankan prosedur pengamanan dengan benar dalam unjuk rasa di Lapangan Karel Gibai, Enarotali, Kabupaten Paniai yang berujung kepada tewasnya 5 warga. Diantaranya yaitu pemberian peringatan

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18