Kasus Paniai Diselesaikan Secara Adat, KontraS: Tertawakan Menkopolhukam, Ha..Ha..Ha

KBR, Jakarta - Koordinantor LSM pemerhati HAM, KontraS Haris Azhar merasa miris dengan pernyataan Menteri Koordinantor bidang Hukum Politik dan Keamanan Tedjo Edhi Purdijatno. Tedjo mengatakan jika kasus pembunuhan pelajar di Paniai, Papua akan diselesai

NASIONAL

Kamis, 11 Des 2014 07:40 WIB

Author

Sasmito

Kasus Paniai Diselesaikan Secara Adat, KontraS: Tertawakan Menkopolhukam, Ha..Ha..Ha

Papua, demo, paniai

KBR, Jakarta - Koordinantor LSM pemerhati HAM, KontraS Haris Azhar merasa miris dengan pernyataan Menteri Koordinantor bidang Hukum Politik dan Keamanan  Tedjo Edhi Purdijatno. Tedjo mengatakan jika kasus pembunuhan pelajar di Paniai, Papua akan diselesaikan secara adat.

Haris menjelaskan pernyataan itu membuktikan jika Tedjo tidak mempunyai sensitivitas sebagai Menko. Makanya, Haris lebih ingin menertawai Tedjo atas pernyataannya.

"Kita ketawain dulu sama-sama, ha..ha..ha..ha. Masa ada warga ditembak ada penyelesaian secara adat. Itu peryataan Menko? Itu seoleh-oleh negara tak punya hukum," kata Haris membuka wawancara dengan KBR, Kamis (11/12).

Haris menduga Tedjo tidak memiliki informasi yang cukup saat ditanya wartawan. Kalau pun mempunyai panesahat hukum, Haris menyebut, penasehat hukumnya tidak kapabel.

Terlebih korban yang disasar dalam aksi penembakan itu adalah anak sekolah. "Itu penembakan anak bangsa. justru mereka dibunuh. siapa yang mengangharum kan indonesia di olimpiade?" tanya Haris.

"Jangan bilang ini penyelesaian secara adat bakar batu. bagaimana negara ini mau benar," tambah Haris.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18