covid-19

Jika Terbukti Korupsi, Gerindra Akan Pecat Ketua DPRD Bangkalan

Partai Gerindra akan memecat Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin Imron jika terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Fuad Amin Imron ditankap KPK Senin (1/12) malam, terkait kasus korupsi.

NASIONAL

Selasa, 02 Des 2014 12:03 WIB

Jika Terbukti Korupsi, Gerindra Akan Pecat Ketua DPRD Bangkalan

gerinda, korupsi, bangkalan

KBR, Jakarta - Partai Gerindra akan memecat Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin Imron jika terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Fuad Amin Imron ditangkap KPK Senin (1/12) malam, terkait kasus korupsi. 


Anggota DPR dari Fraksi Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya akan meminta penjelasan dari Fuad serta pihak KPK. Selain terancam dipecat, Fuad juga tidak akan diberikan bantuan hukum. 


“Tentu Partai Gerindra punya lembaga bantuan hukum. Kita akan membantu setiap kader yang bermasalah. Namun demikian kita akan mempertimbangkan apabila kasusnya adalah kasusnya kasus korupsi,” Ahmad Riza Patria di gedung DPR. 


Menurut Riza, Fuad sendiri belum lama bergabung di Gerindra sebagai calon legislatif dalam Pemilu Legislatif yang lalu di Kabupaten Bangkalan Madura. 


Penangkapan Fuad menjadi pelajaran penting bagi partai yang dipimpin Prabowo Subianto untuk lebih  selektif dalam merekrut calon legislatif. Meski calon tersebut memiliki popularitas serta peluang besar untuk meraih kursi legislatif. 


KPK menangkap tangan Fuad Amin Imron di Bangkalan, Jawa Timur.  Penangkapan diduga terkait kasus suap. Penyidik KPK menemukan satu koper besar berisi uang. Saat ini Fuad masih menjalani pemeriksaan di KPK.


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7