Bagikan:

Gus Dur Sering Kabur dari Rumah Sakit Demi Kongkow di Utan Kayu

KBR, Jakarta - Meski sudah 5 tahun meninggal, bekas Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mempunyai banyak kenangan mendalam bagi orang terdekatnya, bahkan dengan orang yang tidak pernah bertemu dia. Gus Dur dikenang sebagai sosok yang berkomitmen.

NASIONAL

Minggu, 28 Des 2014 02:17 WIB

Sumber: Facebook Kongkow Bareng Gus Dur

gusdur, negeri kompak

KBR, Jakarta - Meski sudah 5 tahun meninggal, bekas Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mempunyai banyak kenangan mendalam bagi orang terdekatnya, bahkan dengan orang yang tidak pernah bertemu dia. Gus Dur dikenang sebagai sosok yang berkomitmen.

Aktivis Keberagaman, Guntur Romli mempunyai cerita yang dia tidak akan lupa saat membawakan acara 'Kongkow Gus Dur' yang disiarkan Radio KBR (dulu KBR68H) selama 4 tahun sejak 2005 sampai 2009. Sampai Gus Dur meninggal.

Guntur mengatakan Gus Dur ini sering kabur dari rumah sakit ketika tengah di rawat. Gus Dur kabur hanya untuk menghadiri 'Kongkow Gus Dur' yang disiarkan setiap Sabtu pukul 10.00-12.00 WIB.

Salah satunya saat Gus Dur tengah dirawat di Thiland. Dia izin ke dokter untuk segera pulang. Begitu juga saat Gus Dur tengah berada di luar kota untuk menghadiri sebuah acara. "Pernah dirawat di rumah sakit Thailand. Gusdur tanya sekarang hari apa. 'Wah saya harus pulang, ada janji di KBR di Utan Kayu'. Jadi perawatan sering, minta pulang segera," kata Guntur saat berbincang dengan KBR belum lama ini.

"Sering juga selang infus ada di tangan Gus Dur. Kabur dari rumah sakit dengan alasan keluar RS," terang Guntur.

Kaburnya Gus Dur kadang tidak diketahui keluarganya. "Ibu Sinta kadang sudah paham, kalau Gus Dur nggak ada, pasti di Utan Kayu," kata dia.

Guntur mengenang, selepas menjadi Presiden karena diturunkan oleh DPR, Gus Dur tidak berubah. Dia tetap tidak ada jarak dengan penggemar dan pengikutnya. Bahkan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang mengawal tidak bisa menolak permintaan Gus Dur untuk dekat dengan warga."Gus Dur itu berkomitmen. Dia tetap setia," cerita Guntur.

Serial tulisan terkait Gus Dur ini kami turunkan dalam rangka peringatan lima tahun meninggalnya tokoh toleransi Indonesia. Selain tulisan, kami juga menyajikan kutipan-kutipan menarik dari Gus Dur.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ragam Syarat Beli Minyak Goreng Curah, Efektifkah?