covid-19

ATC Tak Ingin Disalahkan Dalam Jatuhnya AirAsia QZ 8501

KBR, Jakarta - Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia tidak mau disalahkan terkait jatuhnya pesawat Air Asia QZ 8501.

NASIONAL

Selasa, 30 Des 2014 16:39 WIB

ATC Tak Ingin Disalahkan Dalam Jatuhnya AirAsia QZ 8501

airasia, pesawat

KBR, Jakarta - Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia tidak mau disalahkan terkait jatuhnya pesawat Air Asia QZ 8501. 


Direktur Keselamatan dan Standar Airnav Wisnu Darjono mengatakan radar yang dimiliki ATC atau menara pengawas tidak bisa memantau cuaca. Pihaknya hanya memantau lalu lintas perjalanan pesawat di udara. Saat ini radar ATC yang sempat merekam jejak pesawat Air Asia sedang dikaji oleh KNKT.

"Memang itu tidak untuk membaca cuaca. Radar ATC itu untuk mengatur pesawat supaya tidak tabrakan satu sama lain. Sistemnya beda, radar cuaca itu punyanya BMKG," kata Wisnu saat dihubungi KBR, Selasa (30/12).

Sebelumnya, Pilot Air Asia QZ 8501 Iryanto sebelum menghilang meminta izin untuk berputar ke kiri dan naik ketinggian dari 32 ribu ke 38 ribu. Namun permintaan tersebut ditolak oleh menara pengawas.

Setelah diberikan izin, menara pengawas hilang kontak dengan pilot. Disebut-sebut Pilot Iryanto meminta izin untuk menghindari awan CMB yang berbahaya bagi penerbangan.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Toilet Sehat untuk Semua, Sudahkah Terpenuhi?