TrioMacan Laporkan Kasus Korupsi Dahlan Iskan ke Sekretaris Kabinet

Pemilik akun twitter "TrioMacan2000" menyerahkan tiga laporan yang berisi bukti dugaan korupsi yang melibatkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan kepada Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

NASIONAL

Senin, 30 Des 2013 12:17 WIB

Author

Wiwik Ermawati

TrioMacan Laporkan Kasus Korupsi Dahlan Iskan ke Sekretaris Kabinet

Dipo Alam, Triomacan2000, dahlan iskan, korupsi

KBR68H,Jakarta - Pemilik akun twitter "TrioMacan2000" menyerahkan tiga laporan yang berisi bukti dugaan korupsi yang melibatkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan kepada Sekretaris Kabinet Dipo Alam. 


Kuasa hukum TrioMacan Irwandi Lubis mengatakan, salah satu laporan mengungkap dugaan korupsi PLN senilai Rp 37 triliun pada saat Dahlan Iskan menjabat sebagai direktur utama perusahaan tersebut. Kata dia, Dipo Alam meminta waktu selama satu minggu untuk memproses laporan tersebut.


"Tadi ada tiga laporan, di antaranya dugaan korupsi di PLN, dugaan korupsi dan penggelapan jabatan di bencana alam dan PLTU Embalut. (PLN tahun kapan?) Itu yang kita laporkan ke Mabes Polri tahun 2009-2010," kata Irwandi di Gedung Sekretaris Negara.


Hari ini Sekretaris Kabinet Dipo Alam mengundang langsung pemilik akun TrioMacan2000 lantaran kicauan yang dinilai memojokkan dirinya dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 


Dipo Alam membantah adanya setoran dari Dahlan Iskan kepada dirinya dan juga Presiden seperti yang dituduhkan oleh akun anonim tersebut. Akun tersebut sebelumnya menyebutkan jika Menteri BUMN Dahlan Iskan terlibat dalam korupsi di PLN senilai Rp 37 triliun selama kurun 2009 - 2010, di PLTU Embalut, Kalimantan Timur sebesar Rp 98 miliar dan juga dana bencana alam di Maumere, Nusa Tenggara Timur sebesar Rp 1,7 miliar.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17