Proper Perkebunan Sawit Tak Masukkan Faktor Kerusakan Lingkungan

KBR68H, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup mengaku tidak memperhitungkan faktor kerusakan lingkungan saat melakukan penilaian atau proper terhadap perusahaan-perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di tanah air.

NASIONAL

Rabu, 11 Des 2013 08:34 WIB

Author

Sutami

Proper Perkebunan Sawit Tak Masukkan Faktor Kerusakan Lingkungan

Proper, Perkebunan Sawit, Kerusakan Lingkungan

KBR68H, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup mengaku tidak memperhitungkan faktor kerusakan lingkungan saat melakukan penilaian atau proper terhadap perusahaan-perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di tanah air.

Deputi bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup M.R. Karliansyah mengatakan faktor kerusakan tidak diterapkan untuk perkebunan sawit karena keterbatasan tenaga penilai. Saat ini penilaian faktor kerusakan baru diterapkan untuk sektor tambang.

"Ada memang peraturan pemerintah no 150 tahun 2011, tentang bio massa. Jadi bisa kita gunakan. Tapi jujur saya sampaikan saat ini kami baru menerapkan empat kriterian tadi untuk semua kegiatan, kecuali tambang yang ada tambahan potensi kerusakan, "ujar Karliansyah

Deputi bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup M.R. Karliansyah. Kemarin KLH mengumumkan hasil penilaian mereka atas perusahaan yang beroperasi di Indonesia. ada 200 lebih perusahaan yang masuk katagori PROPER Hijau.

Sebagian diantaranya perusahaan perkebunan kelapa sawit, perusahaan tambang batubara dan energi serta minyak dan gas bumi. Proper hijau berarti masuk kategori perusahaan yang sudah memperhatikan dampak lingkungan.
 
Baca: Inilah 17 Perusahaan Perusak Lingkungan

Editor: Suryawijayanti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18