Perusahaan Tambang Raih Peringkat Emas Pelestari Lingkungan

KBR68H, Jakarta - Sebanyak 12 perusahaan meraih Proper Peringkat Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup. Proper Emas adalah peringkat tertinggi setelah tiga kali berturut-turut berperingkat hijau dan memenuhi kriteria peringkat emas.

NASIONAL

Selasa, 10 Des 2013 15:13 WIB

Author

Khusnul Khotimah

Perusahaan Tambang Raih Peringkat Emas Pelestari Lingkungan

lingkugan, proper emas, perusahaan tambang

KBR68H, Jakarta - Sebanyak 12 perusahaan meraih Proper Peringkat Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup. Proper Emas adalah peringkat tertinggi setelah tiga kali berturut-turut berperingkat hijau dan memenuhi kriteria peringkat emas.

Deputi Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup Karliansyah mengatakan, perusahaan itu antara lain perusahaan Tambang Batubara PT. Bukit Asam unit Pertambangan Tanjung Enim, Perusahaan Eneregi Chevron Geothermal Indonesia Unit Panas Bumi Darajat, PT. Unilever Indonesia Pabrik Rungkut.

“Jadi yang kami nilai adalah apakah perusahaan itu memiliki dokumen lingkungan. Kenapa? Inilah niat mereka melakukan pengolahan. Jadi yang kami lihat bagaimana Amdalnya, dilaksanakan atau dilaporkan tidak secara regular. Yang kedua, apa bentuk aplikasinya, air limbah hasil proses harus mereka olah dan memenuhi baku mutu yang berlaku, “ jelas Deputi Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup Karliansyah.

Peringkat Proper ini terdiri dari 5 warna dari yang tertinggi, yakni Emas, Hijau, Biru, Merah dan Hitam. Perusahaan yang berperingkat hijau dan emas berkontribusi menurunkan beban pencemaran air, udara, dan efek rumah kaca.

Editor: Suryawijayanti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Parlemen Korsel Ajukan RUU 'Sulli' untuk Atasi Serangan Komentar Jahat di Medsos

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18