SBY Mengaku Belum Terima Undangan Natal Bersama GKI Yasmin

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum menerima undangan Natal dari Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filladelfia, Bekasi, Jawa Barat.

NASIONAL

Jumat, 21 Des 2012 11:08 WIB

Author

Pebriansyah Ariefana

SBY Mengaku Belum Terima Undangan Natal Bersama GKI Yasmin

GKI Yasmin, HKBP Filladelfia

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum menerima undangan Natal dari  Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filladelfia, Bekasi, Jawa Barat.

Atas alasan itu kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Presiden belum dipastikan datang. Julian mengaku belum mendengar soal undangan perayaan natal itu. Termasuk gerakan moral mengirim  kartu pos kepada  Presiden untuk menyelesaikan persoalan kebebasan beribadah dua gereja tersebut. 

"(Undangan dari GKI Yasmin, apa SBY akan datang?) Di mana itu? Saya belum ada informasi. Tapi yang jelas Pak Presiden akan menghadiri natalan bersama," kata Julian.

Sebelumnya, dua gereja yang tengah dirundung masalah yakni Gereja Yasmin dan Filadelfia  telah mengirimkan undangan kepada Presiden SBY untuk menghadiri peringatan Natal Selasa pekan depan di Taman Yasmin Bogor. Undangan dikirim dua pekan lalu. Presiden diundang datang ke gereja yang masih disegel pemerintah setempat itu.

Sementara, sebelumnya Presiden juga dikirimi kartu pos oleh GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia. Kartu pos itu berisi permintaan ke Presiden agar mengizinkan jemaat untuk bisa beribadah di gereja mereka yang masih disegel pemerintah daerah.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pascapenggerebekan, Mahasiswa Papua di Surabaya Trauma

Cek Fakta Top 5 Hoax of The Week 10 - 16 Agustus 2019