Bagikan:

Dituduh Pukul Ustad, Pendeta Palti: Saya Justru Jadi Korban

NASIONAL

Rabu, 26 Des 2012 10:39 WIB

Author

Sasmito

Dituduh Pukul Ustad, Pendeta Palti: Saya Justru Jadi Korban

HKBP Filadelfia, massa intoleran

KBR68H, Jakarta - Pendeta HKBP Filadelfia Palti Panjaitan membantah memukul seorang ustad saat massa intoleran menyerang jemaat HKBP kemarin.

Seseorang bernama Abdul Aziz yang disebut-sebut ustad dari Forum Komunikasi Umat Islam FKUI melaporkan Pendeta Palti Panjaitan ke kepolisian atas kasus pemukulan.

Pendeta HKBP Filadelfia Palti Panjaitan mengatakan laporan tersebut mengada-ada. Palti mengatakan ia hanya mempertahankan diri, dan bukan memukul.

"Justru saya korbannya. Saya mau bilang, mereka mau mengeroyok saya, mengejar dari belakang, dari samping, dari depan. Karena naik motor saya lalu berhenti. Saya turun dan dikawal polisi di kiri dan kanan. Tapi masyarakat mengejar dan mau mengeroyok. Karena mau dikeroyok saya turun membela diri. Ketika Ustad Aziz datang saya dorong. Begitu saja, kemudian polisi melerai," kata Palti Panjaitan.

Pendeta HKBP Filadelfia Palti Panjaitan juga menyayangkan dalam laporan pemukulan tersebut, Kepala Kepolisian Sektor Tambun justru menjadi saksi pelapor.

Meski begitu, Palti Panjaitan berkoordinasi dengan beberapa tim pengacara dari Kontras dan Lembaga Bantuan Hukum.

Jemaat HKBP kembali mendapat serangan dari massa intoleran kemarin. Saksi mata menyebutkan ada sekitar 150 orang mengepung dan melempari jemaat dengan air comberan, air kencing dan telur busuk. Jemaat HKBP diserang pada saat hendak mengikuti misa malam Natal, kemarin.

Massa intoleran itu diperkirakan dari Forum Komunikasi Umat Islam (FKUI), yang selama ini menentang keras pendirian Gereja HKBP Filadelfia.


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Most Popular / Trending