Bagikan:

Pemerintah Bakal Maksimalkan Penerapan Satu Data Ketenagakerjaan

kebijakan Satu Data Indonesia telah direncanakan sejak 2021 dengan penyiapan tema data prioritas dan identifikasi ketersediaan data informasi. Proyek ini ditargetkan rampung pada 2022.

NASIONAL

Selasa, 29 Nov 2022 15:34 WIB

Author

Shafira Aurel

Ketenagakerjaan

Ribuan pelamar kerja memadati bursa kerja di Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (7/11/2022). (Foto: ANTARA/Teguh Prihatna)

KBR, Jakarta - Pemerintah bakal memaksimalkan penerapan kebijakan tata kelola satu data ketenagakerjaan untuk menghasilkan data ketenagakerjaan yang akurat.

Direktur Sistem dan Prosedur Pemantauan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan di Bappenas Hari Dwi Korianto mengatakan saat ini pemerintah sedang mengupayakan untuk mewujudkan Satu Data Ketenagakerjaan. 

Satu Data akan dijadikan pegangan akurat dan bisa dijadikan pedoman untuk nantinya diterapkan dalam setiap kegiatan ketenagakerjaan.

"Satu data Indonesia untuk bisa mewujudkan ketersediaan data yang tepat, akurat, mutakhir, terpadu dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses dan dibagi pakaikan. Tentu saja ini untuk dimanfaatkan dalam proses baik perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, maupun pemantauan dan evaluasi pembangunan," ujar Hari Dwi Korianto, Selasa (29/11/22).

Baca juga:


Hari Dwi Korianto yang juga menjabat Sekretaris Sekretariat Satu Data mengatakan saat ini sudah dijalin koordinasi parapihak untuk pelaksanaan Satu Data Ketenagakerjaan.

"Kebijakan terkait dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Satu Data Indonesia ini sudah mempunyai koordinasi yang sangat erat, jadi pintu atau koneksinya itu ada pada manajemen data," kata Hari Dwi Korianto.

Hari Dwi Korianto menuturkan kebijakan Satu Data Indonesia telah direncanakan sejak 2021 dengan penyiapan tema data prioritas dan identifikasi ketersediaan data informasi. Proyek ini ditargetkan rampung pada 2022.

Ia berharap dengan diterapkannya Satu Data Ketenagakerjaan dapat memberikan dampak yang baik baik para ketenagakerjaan yang ada, dan mampu mengurangi angka pengangguran.

Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Tergoda Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending