Bagikan:

Lantik Pj Gubernur 3 DOB Papua, Begini Pesan Tito

"Dana otsus sudah dinaikkan dari 2 persen menjadi 2,25 persen dana alokasi umum (DAU) nasional. Anggaran yang ada setiap rupiah gunakan betul untuk kepentingan rakyat,"

NASIONAL

Jumat, 11 Nov 2022 10:24 WIB

pelantikan 3 pj gubernur DOB Papua

Mendagri Tito Karnavian pelantikan Pj Gubernur 3 DOB Papua, Jumat (11/11/22). (Kemendagri)

KBR, Jakarta- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berpesan kepada tiga orang penjabat (Pj) gubernur bagi daerah otonom baru (DOB) atau provinsi baru di Papua untuk menggunakan anggaran bagi kepentingan rakyat.

Pesan itu disampaikan Tito usai melantik tiga orang penjabat (Pj) gubernur tersebut, Jumat (11/11) pagi ini.

"Kepada para penjabat saya mohon betul-betul bekerja dengan hati, anggaran dana yang ada, dana otsus sudah dinaikkan dari 2 persen menjadi 2,25 persen dana alokasi umum (DAU) nasional. Anggaran yang ada setiap rupiah gunakan betul untuk kepentingan rakyat," ujar Tito dalam Acara Pelantikan Pj Gubernur di Papua yang disiarkan secara daring, Jumat (11/11/2022).

Tito juga meminta para Pj gubernur di Papua untuk merangkul semua pihak guna menciptakan stabilitas politik keamanan yang baik di Bumi Cendrawasih. Menurutnya, karena sumber daya alam dan anggaran besar akan sia-sia jika situasi daerah tidak aman.

"Semua akan bisa berjalan kalau situasinya aman, politiknya stabil, semua pihak dirangkul baru bekerja bersama-sama," tuturnya.


Baca juga:

Pro Kontra Masyarakat Adat soal Rencana Pemekaran Papua

2 Faktor Penyebab Eskalasi Keamanan Meningkat di Papua

Sebelumnya, pelantikan 3 Pj Gubernur Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan itu dilakukan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Tiga nama yang akan menjabat sebagai Pj gubernur Papua hasil pemekaran itu adalah Apolo Safanpo sebagai Pj Gubernur Papua Selatan, Ribka Haluk sebagai Pj Gubernur Papua Tengah dan Nikolaus Kondomo sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan. 

Apolo Safanpo sebelumnya adalah Staf Ahli Mendagri bidang Pemerintahan, Ribka Haluk sebelumnya adalah Staf Ahli Mendagri bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, dan Nikolaus Kandomo sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Kejagung bidang Hubungan Antar-Lembaga dan Kerjasama Internasional.



Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Tergoda Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending