Bagikan:

Jokowi Perintahkan Bentuk Gugus Tugas Tindak Lanjut Kerja Sama KTT G20

"Karena ada 226 proyek yang bersifat multilateral dengan nilai USD238 miliar dan 140 proyek yang bersifat bilateral dengan nilai USD71,4 miliar"

NASIONAL

Senin, 28 Nov 2022 18:56 WIB

Jokowi Perintahkan Bentuk Gugus Tugas Tindak Lanjut Kerja Sama KTT G20

Presiden Jokowi memberikan arahan saat rapat terbatas evaluasi pelaksanaan KTT G20 di Jakarta, Senin (28/11/22). (Foto: Youtube Setpres)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo memerintahkan kementeriannya segera menindaklanjuti berbagai hasil konkret dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, 15-16 November lalu.

Jokowi meminta agar segera dibentuk gugus tugas atau task force untuk menindaklanjuti berbagai kesepakatan yang telah dicapai di pertemuan tersebut.

"Karena ada 226 proyek yang bersifat multilateral dengan nilai USD238 miliar dan 140 proyek yang bersifat bilateral dengan nilai USD71,4 miliar. Ini harus dipastikan bahwa semua proyek program dan inisiatif ini segera dapat dieksekusi dengan cepat," katanya saat memimpin rapat terbatas tentang evaluasi pelaksanaan KTT G20 yang berlangsung di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Kepala Negara juga meminta jajarannya mengawal percepatan berbagai komitmen investasi agar bisa terealisasi di lapangan.

Jokowi merinci sejumlah komitmen investasi tersebut antara lain komitmen dari pemerintah Amerika Serikat melalui skema Partnership for Global Infrastructure Investment sebesar USD600 miliar.

Kemudian, lanjut Jokowi, komitmen USD20 miliar untuk pengembangan kendaraan listrik berbasis fosil melalui Just Energy Transition Partnership.

Ada juga komitmen investasi dari Jepang, Inggris, dan Korea Selatan untuk MRT Jakarta, serta kerja sama dengan Turki untuk pembangunan jalan tol Trans Sumatra dan lainnya.

"Saya melihat ini banyak sekali, oleh sebab itu perlu segera ada task force khusus misalnya yang Amerika siapa, yang UAE siapa, yang Korea siapa, yang Jepang siapa, semuanya yang China siapa. Sehingga semuanya bisa secara detail menindaklanjuti apa yang menjadi kesepakatan kita di Bali," tambahnya.

Berita terkait:

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah menyebut sejumlah negara di dunia tertarik berinvestasi di sektor energi ramah lingkungan di Indonesia, pascapenyelenggaraan KTT G20 di Bali.

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Episode 5: Gen Z: Si Agen Perubahan Penentu Masa Depan

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending