Bagikan:

Gempa Cianjur, BPBD Jabar: 103 Meninggal

"Ini data masih akan terus berubah dan ada beberapa perbedaan. "

NASIONAL

Selasa, 22 Nov 2022 08:59 WIB

Gempa Cianjur

Gempa Cianjur, warga mengungsi di Kampung Cijedil, Kabupaten Cianjur, Jabar, Senin (21/11/22). (Antara/Raisan Al Farisi)

KBR, Bandung- Sebanyak 103 orang meninggal dunia dan 31 orang masih dalam pencarian pasca gempa bumi merusak berkekuatan M 5.6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kemarin. Sementara 377 orang mengalami luka serta 7.060 orang menjadi pengungsi di tiga lokasi penampungan di Kabupaten Cianjur yaitu di Kantor BPBD Kabupaten Cianjur, RSUD Cianjur, dan Taman Kota Cianjur.

Menurut juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Andrie Setiawan, jumlah korban yang disebutkan itu merupakan Warga Cianjur dari 10 Kecamatan antara lain Kecamatan Cianjur, Karang Tengah, Warung Kondang, Cilaku, Gekbrong, Cugenang, Cibeber, Sukaluyu, Sukaresmi, dan Pacet per pukul 06.00 WIB.

"Yang harap dimaklum gini, ini data masih akan terus berubah dan ada beberapa perbedaan. Kadang-kadang berbeda, dikarenakan laporan mentah yang kita terima itu belum didata. Jadi hasil pendataannya kadang-kadang jumlahnya turun," ujar Andrie saat dihubungi KBR, Bandung, Selasa, 22 November 2022.

Sementara untuk jumlah bangunan yang rusak di Kabupaten Cianjur, mengalami penambahan usai dilakukan survei lapangan oleh petugas BPBD setempat.

Sebanyak 2.839 rumah tinggal dilaporkan mengalami kerusakan. Hal serupa terjadi terhadap lima rumah ibadah, 13 fasilitas pendidikan, 10 kantor dan gedung, lima fasilitas kesehatan, satu kios, dua jembatan, dan dua titik jalan raya.

"Tadi malam BPBD sudah mendirikan dua tenda kapasitas besar (peleton) di RSUD Cianjur beserta tempat tidur mobile untuk penampungan dan perawatan sementara korban gempa," kata Andrie.

Andri menegaskan pendataan korban dan dampak gempa bumi tektonik darat ini terus dilakukan. Hari ini bantuan petugas dan tim evakuasi dari BPBD Jawa Barat dikerahkan ke Kabupaten Cianjur.

Baca juga:


Sebelumnya data per pukul 03.00 WIB, dilaporkan sebanyak 94 orang meninggal dunia dan 30 orang lainnya dinyatakan hilang usai terjadinya gempa bumi merusak berkekuatan M 5.6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Angka itu merupakan jumlah warga Kabupaten Cianjur yang terdampak akibat gempa bumi tektonik yang terjadi di darat di kedalaman 10 Km. Sedangkan 254 orang terluka yang berada di tiga kabupaten berbeda.

"Tercatat korban di Kabupaten Cianjur luka - luka 240 jiwa, Kabupaten Sukabumi 11 jiwa, Kabupaten Bogor 2 jiwa, dan Kabupaten Bandung 1 jiwa. Sementara di Kota Bogor tidak ada yang terluka atau jadi pengungsi," sebut Andrie.

Sedangkan untuk jumlah pengungsi, terbanyak ada di Kabupaten Cianjur yaitu 5.465 orang. Mereka kini menempati penampungan sementara di Kantor BPBD Kabupaten Cianjur, RSUD Cianjur, dan Taman Kota Cianjur.

Di Kabupaten Sukabumi terdapat tiga  orang pengungsi dan Kabupaten Bogor 13 orang pengungsi. Untuk di Kabupaten Bandung dan Kota Bogor nihil pengungsian.

Andrie mengatakan jumlah kerusakan bangunan terparah terjadi di Kabupaten Cianjur yang menjadi pusat gempa bumi akibat pergeseran lempeng ini.

"Di Kabupaten Cianjur terdapat 2830 unit rumah rusak ringan (RR), 2 unit rumah rusak sedang (RS), 2 unit rumah rusak berat (RB), 10 unit gedung/kantor rusak, 13 unit fasilitas pendidikan rusak, 5 unit fasilitas kesehatan rusak, 5 unit sarana ibadah rusak, 1 unit ruko rusak, 1 unit kios/cafe rusak, 2 unit jembatan, 2 akses jalan," ungkap Andrie.

Selain itu di Kabupaten Sukabumi terdapat 431 rumah rusak, 5 unit fasilitas pendidikan rusak, 6 unit sarana ibadah rusak.

Kabupaten Bogor 19 unit rumah rusak ringan (RR), 4 unit rumah rusak sedang (RS), 1 unit rumah rusak berat (RB), 1 unit sarana ibadah rusak ringan (RR).

"Kerusakan bangunan menimpa pula 1 rumah di Kabupaten Bandung Barat dan di Kabupaten Bandung 1 rumah mengalami rusak berat," ucap Andrie.

Untuk di Kota Sukabumi 19 unit rumah rusak dan Kota Bogor 2 unit rumah rusak. Di kabupaten Garut dan Kota Bekasi masih pendataan.

Dukungan logistik dan peralatan bantuan untuk gempa bumi di Kabupaten Cianjur dari BPBD Jawa Barat telah disalurkan berupa mobil dapur lapangan, truk serba guna, mobil rescue, mobil bak terbuka, motor trail, tenda 3 unit, sembako 250 dus, air mineral 100 dus, tenda pengungsi 3 unit, mie instan 100 dus dan selimut 500 lembar.

Kemungkinan kebutuhan ini, sewaktu-waktu akan bertambah seiring jumlah warga yang bertambah akibat dampak gempa bumi tektonik merusak.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Bagaimana Stok dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru?

Kabar Baru Jam 8

Kick Off Seminar: Jurnalisme di bawah Kepungan/Tekanan Digital

Kabar Baru Jam 10

Most Popular / Trending