Bagikan:

Bappenas: Industrialisasi Kunci RI Keluar dari Middle Income Trap

Suharso berharap Indonesia dapat bangkit dari middle income menuju high income, mengingat sudah sekitar 29 tahun indonesia berada pada middle income trap.

NASIONAL

Selasa, 22 Nov 2022 15:43 WIB

Author

Hoirunnisa

Industrialisasi

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Pemerintah berupaya melakukan industrialisasi guna Indonesia keluar dari jebakan Pendapatan Kelas Menengah atau Middle Income Trap (MIT).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan industrialisasi "paradigma baru" adalah sarana untuk transformasi ekonomi.

"Kita ingin mengenalkan kompleksitas ekonomi dan product connectedness (keterkaitan antar produk), ini sudah disampaikan Profesor Ricardo Hausmann dari Harvard University. Berdasarkan pengalaman dan riset belau ditunjukkan bahwa semakin tinggi economic complexity sebuah negara maka peluang dia untuk melakukan transformasi ekonomi cukup besar," kata Suharso Monoarfa pada acara puncak Indonesia Development Forum 2022 di kanal Youtube Bappenas RI, Selasa (22/11/2022).

Baca juga:


Mengutip Ricardo Hausmann, Suharso mengatakan Indonesia mengalami stagnasi di industrialisasi, salah satunya dalam industri tekstil.

Suharso berharap Indonesia dapat bangkit dari middle income menuju high income, mengingat sudah sekitar 29 tahun indonesia berada pada middle income trap.

Dalam acara Indonesia Development Forum 2022 pemerintah menghasilkan beberapa inisiatif yakni Peluncuran rencana induk pengembangan industri digital, peluncuran peta jalan pengembangan ekosistem industri kedirgantaraan dan penandatanganan nota kesepahaman PTDI dengan ITB yaitu Pusat Rancangan Bangun Pesawat.

Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Upaya Pemerintah Mengatasi KLB Polio