Penanggulangan Bencana, BNPB Ingatkan Daerah Aktif Koordinasi

"Kita reminder lagi ke pemerintah daerah, karena ini kita masih berjalan, kita masih satu bulan lagi menuju kondisi puncak la Nina di Januari-Februari nanti,"

BERITA | NASIONAL

Selasa, 16 Nov 2021 08:28 WIB

bencana alam

Bencana banjir di Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel, Selasa (16/11/2021). (Antara/Bayu Pratama)

KBR, Jakarta-  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta daerah aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait penanggulangan bencana. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, setelah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan akan terjadi fenomena cuaca ekstrem La Nina, BNPB sudah berkoordinasi dengan BPBD masing-masing daerah agar menyiapkan kesiapsiagaan penanganan bencana di daerahnya masing-masing.

"Misalkan di kabupaten A itu biasa tanah longsor dan lain-lain, kita buat rencana kontinjensinya sehingga kita sudah bisa punya persiapan, pada saat hujan terus-menerus misalkan, itu sudah tahu siapa berbuat apanya. Nah ini yang mungkin harus kita reminder lagi ke pemerintah daerah, karena ini kita masih berjalan, kita masih satu bulan lagi menuju kondisi puncak La Nina di Januari-Februari nanti, supaya nanti kita tidak terdadak pas di puncak musim hujannya," kata Abdul Muhari kepada KBR, Senin (15/11/2021).

Abdul Muhari mengatakan, ujung tombak penanggulangan bencana ada di pemerintah daerah masing-masing. Kata dia, pemerintah pusat bisa mengintervensi penanggulangan bencana di daerah tergantung dari bagaimana penetapan status kebencanaan dari daerah. 

Baca Juga:

Abdul mengatakan, dukungan dari pusat bisa diberikan sesuai dengan permintaan dan kebutuhan dari daerah.

"Kalau dukungan itu beragam, bisa dukungan personel bisa dukungan perangkat, bisa dukungan logistik, bisa dukungan bahan makanan, bisa dukungan tenda, bisa dukungan dana. Nah ini yang kemudian tergantung pada daerah pada saat sekarang itu butuh apa, karena yang paling mengerti kebutuhan di daerah itu adalah pemerintah daerah," imbuhnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Bersiap Pelat Nomor Kendaraan Ganti Warna dan Dipasangi Chip