Mensos: 31 Ribu ASN Terdaftar sebagai Penerima Bansos

"Itu ada yang profesinya sebagai dosen, ada yang profesinya sebagai ASN dari tenaga medis dan sebagainya,"

BERITA | NASIONAL

Kamis, 18 Nov 2021 19:29 WIB

Author

Muthia Kusuma

Mensos: 31 Ribu ASN Terdaftar sebagai Penerima Bansos

Menteri Sosial, Tri Rismaharini. (Foto: Antara/Aprilio Akbar)

KBR, Jakarta - Pemerintah menemukan indikasi sebanyak 31 ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial. 

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, setelah data dicocokkan dengan Badan Kepegawaian Negara,  diketahui ada 30 ribuan data berstatus ASN yang aktif menjabat, sisanya merupakan pensiunan penerima bansos. Pemerintah pusat akan serahkan data itu ke daerah untuk ditindaklanjuti.

"Nah ini akan kita kembalikan ke daerah. Itu tersebar di 511 kota/kabupaten di 34 provinsi. Itu nanti kita kembalikan ke daerah, daerah cek, itu ada yang profesinya sebagai dosen, ada yang profesinya sebagai ASN dari tenaga medis dan sebagainya," ucap Risma melalui siaran daring di kanal YouTube Kemensos RI, Kamis, (18/11/2021).

Menteri Sosial Risma menambahkan, program bansos yang didapat yaitu Bansos Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Baca: Wapres: Program Bansos Tak Bisa Entaskan Kemiskinan

Selain itu, Kemensos juga menemukan dugaan aparat TNI/Polri menerima bansos Kemensos. Namun, bekas Wali Kota Surabaya itu mengungkapkan masih melakukan pendataan terkait dugaan itu. 

"Kita akan surati Panglima TNI, Andika Perkasa ihwal masalah ini," kata Risma. 

Pemerintah juga belum menjatuhkan sanksi terhadap para ASN yang menerima bansos ini. 

"Kewenangan pemberian sanksi ada di pemerintah daerah," pungkas dia.

Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Bersiap Pelat Nomor Kendaraan Ganti Warna dan Dipasangi Chip