covid-19

Angela Jelaskan Sejumlah Upaya Bangkitkan Parekraf, Apa Saja?

Pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia masih akan menjadi sektor strategis dalam pemulihan ekonomi nasional dan penciptaan lapangan pekerjaan.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 12 Nov 2021 16:34 WIB

Pariwisata di Indonesia

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo saat audiensi dengan BPPD Yogyakarta terkait peningkatan potensi pariwisata di Yogyakarta, Selasa (9/11). Foto: Kemenparekraf

KBR, Jakarta- Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo memaparkan sejumlah upaya pemulihan sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19. Antara lain melalui peningkatan sumber daya manusia dan pemasaran.

Kata dia, upaya membangkitkan sektor parekraf dilakukan bekerja sama dengan pelbagai stakeholder terkait, semisal Kementerian Luar Negeri.

"Peningkatan kapasitas SDM melalui reskilling, upskilling, dan entrepreneurship, lalu destinasi pariwasata dan infrastruktur ekraf, peningkatan resiliansi dan daya saing usaha melalui pemberian insentif serta akses permodalan, standarisasi usaha dan sertifikasi CHSE, serta pemulihan dan perluasan pasar melalui kampanye dan stimulus, pemasaran produk ekraf di dalam dan luar negeri," ucap Angela dalam Rakornas SMK Pariwisata se-Indonesia 2021 secara daring, Kamis, (11/11/2021).

Kunjungan Wisatawan Menurun

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo optimistis, pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia masih akan menjadi sektor strategis dalam pemulihan ekonomi nasional dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Untuk itu, dia berharap ada penguatan kolaborasi antar-pihak dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) pariwisata ekonomi kreatif yang unggul dan berdaya saing.

Menurutnya, pandemi secara tidak langsung menyadarkan seluruh pihak, bahwa saat ini situasi yang dihadapi sangat dinamis, tidak dapat diprediksi, sangat rumit dihadapi, dan seringkali tanpa kepastian.

"Ini adalah tantangan yang tidak bisa kita hindari, tetapi harus kita hadapi. Ingatlah, dalam setiap tantangan pasti ada peluang dan selalu ada solusi," tuturnya.

Dalam catatan Kemenparekraf, pada 2020 terjadi penurunan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 74,8, persen, serta wisatawan Nusantara sebesar 29,7 persen.

Selain itu, devisa sektor pariwisata turun 79,15 persen, dan diperkirakan 1 juta lapangan pekerjaan hilang dari sektor ini.

Baca juga:


Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7