Jumat Ini Luhut Pimpin Rapat di KKP Gantikan Edhy Prabowo

Kementerian Kelautan dan Perikanan menghentikan sementara kebijakan ekspor benih lobster (benur) dengan alasan untuk memperbaiki tata kelola pengelolaan benur.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 27 Nov 2020 01:30 WIB

Author

Dwi Reinjani, Resky Novianto

Jumat Ini Luhut Pimpin Rapat di KKP Gantikan Edhy Prabowo

Menko Maritim Luhut Pandjaitan dalam sebuah acara bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Foto: ANTARA/HO-Kemenko Marinves)

KBR, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan akan memimpin rapat perdana di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sejak ia ditunjuk sebagai Menteri KKP sementara menggantikan Edhy Prabowo, pada Jumat (27/11/2020).

Dari rilis yang diterima KBR, Menteri KKP ad interim Luhut Panjaitan akan rapat dengan seluruh pejabat eselon 1 dan eselon 2 di kementerian itu.

Sebelumnya, Luhut memanggil Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan Antam Novambar ke Kantor Kemenko Maritim pada Kamis (26/11/2020). Selain Antam, Luhut juga memanggil Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan TB Haeru Rahayu.

Dalam pertemuan itu, Menko Luhut membawa pesan Presiden Joko Widodo agar jajaran KKP memastikan pekerjaan di Kementerian KKP tetap berjalan.

“Pokoknya program yang baik jangan terhenti, kita lakukan evaluasi jika ada yang perlu

diperbaiki” kata Luhut, mengutip rilis yang diterima KBR, Kamis (26/11/2020).

Luhut juga meminta Sekjen KKP menyiapkan daftar pending issues yang perlu diputuskan oleh Menteri KKP ad interim.

“Jangan sampai ada istilah tidak bisa dilakukan karena tidak ada Menteri” ucap Menko Luhut.

Moratorium ekspor benur

Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara ekspor benih bening lobster (benur), pascapenangkapan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bekas Menteri Kelautan dan Perikanan itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap penentuan jasa kargo ekspor benur.

Informasi penghentian sementara ekspor benur itu dibenarkan Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar, dalam pesan singkatnya kepada KBR.

"Ya benar (sudah dihentikan)" kata Antam kepada KBR, Kamis (26/11/2020).

Antam Novambar juga mengirimkan salinan Surat Edaran (SE) penghentian ekspor tersebut. Surat itu ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Muhammad Zaini yang isinya berkaitan tentang Penghentian Sementara Penerbitan Surat Penetapan Waktu Pengeluaran (SPWP).

Dalam surat disebutkan, penghentian sementara ekspor benih lobster dilakukan dalam rangka memperbaiki tata kelola pengelolaan benur sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri KP Nomor 12/2020 yang kembali melegalkan ekspor.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Pemerintah Ambil Alih Taman Mini Indonesia Indah

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 12