Jokowi Minta Angka Kematian Akibat COVID-19 Diturunkan Lagi

"Angka kematian atau kasus meninggal di indonesia. Itu kita masih di angka 3,38 persen. Rata-rata dunia berada di angka 2,5 persen. Ini yang patut untuk menjadi perhatian kita semuanya."

BERITA | NASIONAL | RAGAM

Senin, 02 Nov 2020 23:10 WIB

Author

Resky Novianto

Jokowi Minta Angka Kematian Akibat COVID-19 Diturunkan Lagi

Presiden Joko Widodo. (Foto: ANTARA/Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengakui angka kasus kematian atau pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata dunia.

Jokowi mengatakan, angka kematian di Tanah Air masih mengkhawatirkan, yakni di angka 3,38 persen atau lebih tinggi dibanding rata-rata dunia di kisaran 2,5 persen.

Jokowi menginstruksikan kepada para menteri dan pejabat yang bertugas menangani COVID-19 agar fokus menurunkan angka kematian akibat COVID-19.

"Angka kematian atau kasus meninggal di indonesia. Itu kita masih di angka 3,38 persen. Rata-rata dunia berada di angka 2,5 persen. Ini yang patut untuk menjadi perhatian kita semuanya dan yang berkaitan dengan COVID. Saya ingin menekankan sekali lagi hati-hati, ini harus menjadi perhatian kita semuanya dan kehati-hatian kita semuanya," ucap Jokowi saat Membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara yang Disiarkan secara Virtual di Kanal Youtube Setpres RI, Senin (2/11/2020).

Presiden Jokowi juga mengklaim kasus aktif COVID-19 di Indonesia sudah jauh lebih rendah dari rata-rata kasus aktif di dunia.

Jokowi mengatakan, kasus aktif di Tanah Air saat ini sebesar 13,78 persen atau masih lebih baik dibandingkan rata-rata dunia yang mencapai 25,22 persen. Hal tersebut perlu terus menjadi perhatian seluruh jajarannya, agar tetap menekan angka hingga titik terendah.

"Dari laporan yang saya terima per 1 November 2020 ini, kasus aktif COVID di Indonesia lebih baik dan lebih rendah dari perkembangan rata-rata dunia. Kita memiliki kasus aktif sebesar 13,78 persen, rata-rata dunia kasus aktifnya 25,22 persen. Ini yang terus harus ditekan sehingga angka 13,78 persen ini bisa kita perkecil lagi," tuturnya.

Jokowi menambahkan, rendahnya angka kasus aktif Covid-19 di Tanah Air, juga diiringi dengan tingkat persentase kesembuhan yang semakin meningkat.

Jokowi menyebut, angka kesembuhan berada di kisaran 82,84 persen, atau lebih baik dibanding rata-rata dunia yang berada di angka 72 persen. Dia menginstruksikan agar angka tersebut bisa terus ditingkatkan.

"Kemudian juga tingkat kesembuhan yang semakin baik. Kita sekarang di angka 82,84 persen, rata-rata dunia 72 persen. Di angka kesembuhan kita juga lebih baik, ini juga agar diperbaiki lagi," pungkasnya.

Editor: Agus Luqman

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun).

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Inggris Perpendek Masa Karantina Turis Asing

Menggunakan Sains Data untuk Atasi Kemacetan di Jakarta

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Beda Nasib Serapan Insentif Usaha di Progam Pemulihan Ekonomi Nasional