Indonesia-Korsel Teken Perjanjian Kerja Sama, dari Soal Visa Sampai Pemindahan Ibu Kota

BERITA | NASIONAL | INTERNASIONAL

Senin, 25 Nov 2019 18:58 WIB

Author

Adi Ahdiat

Indonesia-Korsel Teken Perjanjian Kerja Sama, dari Soal Visa Sampai Pemindahan Ibu Kota

Presiden Jokowi dan Presiden Moon Jae-in menyaksikan penandatanganan kerjasama Indonesia-Korsel di Busan, Korsel, Senin (25/11/2019). (Foto: www.setkab.go.id)

KBR, Jakarta- Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) menandatangani tiga perjanjian kerja sama di Hotel Westlin, Busan, Korsel, pada Senin (25/11/2019).

Perjanjian pertama adalah kerja sama bebas visa bagi pemegang paspor dinas dan diplomatik Indonesia dan Korsel.

Perjanjian kedua adalah Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA), komitmen perdagangan bebas antara Indonesia-Korsel di sektor barang, jasa, dan penanaman modal.

Seperti dijelaskan Kementerian Perdagangan, IK-CEPA akan membantu Indonesia memasarkan produk industri, perikanan, dan pertanian ke Korsel dengan lebih leluasa.

Sebagai timbal baliknya, Indonesia juga akan membuka diri untuk impor produk bahan baku industri dari Korsel, serta memfasilitasi investasi dari negara mereka.

Di sektor jasa, Korea Selatan akan membuka kesempatan kerja bagi kalangan profesional dan tenaga ahli asal Indonesia. Sedangkan Indonesia akan membuka akses untuk pekerja Korsel di sektor konstruksi, distribusi, online game, dan jasa kesehatan.

Terakhir, Indonesia-Korsel juga meneken perjanjian Cooperation on the Construction of the Relocated Capital City, atau kerja sama pemindahan Ibu Kota.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengajak para pimpinan perusahaan besar Korsel untuk membangun Ibu Kota baru Indonesia di Kalimantan Timur.

“Ibu kota baru tersebut akan kita desain sebagai sebuah kota yang smart city, yang green city, safe city, inclusive city, dan resilient city,” kata Presiden Jokowi di hadapan pengusaha-pengusaha Korsel, seperti dilansir situs Sekretariat Kabinet RI, Senin (25/11/2019).

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme