Bom Bunuh Diri di Medan, Wapres: Curiga itu Perlu

"Sekarang ini perlu juga kecurigaan-kecurigaan itu ya karena ternyata pembawa bom bunuh diri itu juga menggunakan atribut ojol."

BERITA | NASIONAL

Kamis, 14 Nov 2019 10:25 WIB

Author

Dwi Reinjani

Bom Bunuh Diri di Medan, Wapres: Curiga itu Perlu

Detik-detik bom bunuh diri. Asap tebal muncul usai ledakan di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu (13/11/2019). (CCTV)

KBR, Jakarta-  Wakil Presiden Indonesia, Maruf Amin meminta masyarakat dan aparat keamanan lebih waspada, mengingat kondisi keamanan saat ini sedang tidak baik. Maruf mengatakan sedikit mencurigai seseorang  perlu dilakukan, untuk mengantisipasi   hal-hal yang tidak diinginkan.

“Memang kita tidak boleh suudzon itu betul, tapi sekarang ini perlu juga kecurigaan-kecurigaan itu, karena ternyata  pembawa bom bunuh diri itu juga menggunakan atribut ojol. Jadi memang kita harus waspada.” Ujar Maruf, di sentul Bogor, Rabu (13/11/2019).

Peningkatan kewaspadaan tersebut dilakukan setelah bom bunuh diri yang dilakukan di polrestabes Medan, Rabu (13/11) pagi.  Kendati tidak ada korban jiwa selain pelaku, namun menurut Maruf kejadian tersebut bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. 

Apalagi sebelum kejadian tersebut menurut Maruf, serangan teror juga sudah menimpa bekas Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, pada saat berkunjung ke Banten. Menurut Maruf, kejadian tersebut untuk membuat gaduh situasi keamanan Indonesia saat ini.

Peningkatan kewaspadaan juga menurut Maruf, harus mulai dilakukan dari tingkat RT dan RW di lingkungan masyarakat. Supaya jika terdeteksi adanya hal mencurigakan bisa langsung ditindaklanjuti. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Mahkamah Agung Tuai Protes Usai Mengobral Pengurangan Hukuman Koruptor