Mendagri: Ormas Berikan Kontribusi Jaga Keutuhan NKRI

"Peran ormas saya kira jelas memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan menjaga keutuhan NKRI, menjaga tetap tegaknya Pancasila, termasuk menjaga keutuhan Undang-undang Dasar 1945"

BERITA | NASIONAL

Selasa, 06 Nov 2018 15:32 WIB

Author

Farid Hidayat

Mendagri: Ormas Berikan Kontribusi Jaga Keutuhan NKRI

Mendagri Tjahjo Kumolo (kiri) memberikan penghargaan kepada sejumlah ormas dalam Forum Komunikasi dan Konsultasi Nasional antara Pemerintah dan Ormas di Jakarta. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

KBR, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri mengingatkan seluruh ormas di Indonesia untuk menyumbangkan kontribusi besar dalam pembangunan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ormas juga diminta untuk melawan radikalisme, terorisme, dan menjaga ancaman bangsa dari bahaya narkoba dan korupsi.

"Peran ormas saya kira jelas memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan menjaga keutuhan NKRI, menjaga tetap tegaknya Pancasila, menjaga tetap bersatunya kemajemukan bangsa ini, termasuk menjaga keutuhan Undang-undang Dasar 45 sebagai  ideologi negara," kata Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, di Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Tjhajo mengatakan, Undang-undang dasar memberikan kebebasan kepada setiap warga negara untuk berpartai, berserikat dan berkumpul maka organisasi permasyarakatan harus dikelola sehingga menjadi energi positif dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara yang menjadi perwujudan kesadaran pertanggungjawaban kolektif setiap warga negara untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

"Tanpa disadari per hari ini jumlah organisasi permasyarakatan pemuda tingkat nasional jumlahnya sudah mencapai 395 ribu ini yang sah terdaftar di Kementerian Luar, Kemendagri, di tingkat Provinsi, tingkat Kabupaten/Kota, di tingkat Kementerian Hukum dan HAM," jelasnya ketika Forum Koordinasi Nasional Ormas dan Anugerah Ormas Award Tahun 2018.

Mendagri pun mengingatkan, ormas harus didorong dan digerakan dengan hal-hal yang baik untuk menghadapi tantangan bangsa ke depan. 

Ormas juga harus memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan bangsa.

"Ormas ini harus berani tentukan siapa kawan, siapa lawan pada perorangan maupun kelompok yang ingin mengacau NKRI, yang mau memecah belah bangsa dan negara. Ini bukan hanya tanggung jawab TNI saja tetapi ini tanggung jawab kita bersama melawan radikalisme dan terorisme ini peran kita semua," lanjut Tjahjo.

Ia menambahkan, ormas harus melakukan kegiatan-kegiatan positif dengan membantu pemerintah untuk mendorong agar tidak terjadinya ketimpangan sosial di masyarakat.

"Masalah ketimpangan sosial harus didorong dengan cepat, karena apapun suksenya pembangunan, ukurannya bukan percepatan pembangunan yang digarap oleh Pak Jokowi dan JK melalui percepatan infrastruktur ekonomi dan sosial. Tetapi juga kuncinya bagaimana angka pertumbuhan di daerah harus melebihi angka pertumbuhan nasional," pungkas Tjahjo Kumolo.

Kementerian Dalam Negeri juga memberikan penghargaan berupa Anugerah Ormas Awards Tahun 2018, bagi organisasi masyarakat yang sudah memberikan kontribusi bagi baik kepada bangsa dan negara pada tahun 2018, di antaranya:

Bidang Kesehatan :
Yayasan Kasih Anak kanker Indonesia

Bidang Lingkungan Hidup :
Pusat Perlindungan Orangutan/Center of Orangutan Protection (COP)

Bidang Tata Kelola Pemerintah :
Indonesia Corruption Watch (ICW)

Bidang Penanggulangan Bencana :
Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (Mdmc)

Bidang kebudayaan :
Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman)

Bidang Pemberdayaan Perempuan :
Yayasan Pemberdayaan perempuan Kepala Keluarga (Pekka)

Bidang Pendidikan :
Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda

Karegori Bakti Sepanjang Hidup (Long Life Achivment) :
Yayasan Taman Siswa, Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiah, Wanita Katolik Republik Indonesia, Persatuan Islam (Persis)

Penghargaan Khusus :
Granat, Gerakan Pemuda Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Pancasila.

Kategori Pemda Pembina Ormas :

Tingkat Kota
Kota Semarang

Tingkat Kabupaten :
Kabupaten Pasuruan

Tingkat Provinsi :
Provonsi Sulawesi Utara

Editor: Kurniati
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme