Penjelasan Allan Nairn Soal Hendropriyono Harus Diperkuat Bukti

Bekas wakil Jaksa Agung Darmono menyebut keterangan jurnalis Amerika Serikat Allan Nairn mengenai keterlibatan Hendropriyono dalam kasus pelanggaran HAM berat, seperti Talangsari dan pembunuhan Munir harus diperkuat dengan alat bukti sehungga kasus-kasus

NASIONAL

Selasa, 04 Nov 2014 09:40 WIB

Author

Antonius Eko

Penjelasan Allan Nairn Soal Hendropriyono Harus Diperkuat Bukti

allan nairn, hendropriyono, munir, pelanggaran HAM


Bekas wakil Jaksa Agung Darmono menyebut keterangan jurnalis Amerika Serikat Allan Nairn mengenai keterlibatan Hendropriyono dalam kasus pelanggaran HAM berat, seperti Talangsari dan pembunuhan Munir harus diperkuat dengan alat bukti sehingga kasus-kasus itu bisa dikembangkan lagi. 


“Berjalannya perkara pidana ditentukan alat bukti. Pengakuan Allan itu apakah kesaksian dia sendri? Artinya apakah dia lihat sendiri? Kalau hanya dari cerita orang lain, itu tidak bisa jadi bukti,” kata Darmono. 


“Sepanjang ada alat bukti yang mendukung fakta tentang suatu tindak pidana, maka bisa saja dikembangkan lagi menjadi suatu peristiwa. Kemudian diangkat dalam tahapan-tahapan sesuai ketentuan undang-undang. Itu tergantung dari sejauh mana aparat penegak hukum dalam mengungkap tindak pidana,” tambahnya. 


Allan Nairn kemarin memenuhi panggilan Komnas HAM. Dia diminta untuk memberikan kesaksian soal pernyataan Hendropriyono. Bekas kepala BIN itu mengaku bertanggungjawab secara komando untuk membunuh aktivis HAM Munir. Hendro juga mengaku siap diperiksa atas kasus pelanggaran HAM lainnya seperti Talangsari dan operasi militer di Aceh.


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Tingginya Kasus Positif COVID-19 pada Anak

Cegah Krisis Pangan di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 8

Covid-19, IDAI Ungkap Kematian Anak Capai Ribuan Perminggu