Menteri Susi: Anggaran BBM Kapal Patroli TNI AL dan Polri Bermasalah

KBR, Jakarta - Kapal patroli milik TNI AL dan Polri kekurangan anggaran BBM untuk melakukan patroli rutin pengamanan laut Indonesia. Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, kapal patroli milik TNI AL dan Polisi yang kini beroperasi memili

NASIONAL

Selasa, 11 Nov 2014 07:03 WIB

Author

Yudi Rachman

Menteri Susi: Anggaran BBM Kapal Patroli TNI AL dan Polri Bermasalah

menteri susi, jokowi, nelayan, merokok

KBR, Jakarta - Kapal patroli milik TNI AL dan Polri kekurangan anggaran BBM untuk melakukan patroli rutin pengamanan laut Indonesia. Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, kapal patroli milik TNI AL dan Polisi yang kini beroperasi memiliki masalah anggaran BBM.

Kata dia, kapal patroli milik negara itu tidak didukung anggaran pembelian BBM dalam melakukan operasi patroli menjaga kekayaan laut Indonesia.

"Kita sudah bekerjasama dengan Angkatan Laut, Polri. Sekarang untuk transparansi kebijakan kita minta konsultasi dengan KPK. Yang penting kapal patroli harus jalan, persoalan sekarang TNI AL dan Polri tidak punya cukup BBM untuk mengoperasikan kapal yang ada," ujar Susi Pudjiastuti di Kantor KPK, Senin malam (10/11).

Susi menambahkan masalah anggaran BBM menjadi salah satu kendala dalam mengamankan kekayaan laut Indonesia. Selain dengan TNI dan Polri, Kementerian Kelautan dan Perikanan juga meminta lembaga anti rasuah KPK untuk bekerjasama dalam hal pengawasan dan transparansi anggaran. Kata Susi, kerjasama itu nantinya untuk mewujudkan kekuatan di sektor kelautan dan perikanan.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10