KASUM: Tidak Hanya CIA, Intelejen Internasional Tahu Pembunuhan Munir

Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir (KASUM) menyebut tidak hanya intelijen Amerika Serikat yang mengetahui pembunuhan pejuang HAM Munir.

NASIONAL

Jumat, 07 Nov 2014 06:52 WIB

Author

Eric Permana

KASUM: Tidak Hanya CIA, Intelejen Internasional Tahu Pembunuhan Munir

komnas HAM, hendropriyono, munir

KBR, Jakarta - Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir (KASUM) menyebut tidak hanya intelijen Amerika Serikat yang mengetahui pembunuhan pejuang HAM Munir. 


Koordinator KASUM Chairul Anam mengatakan, intelijen internasional juga mengetahui adanya kasus pembunuhan tersebut. Sebab, saat itu banyak anggota intelijen Indonesia yang ikut dalam pesawat yang ditumpangi Munir dan transit di Singapura. 


“Kalau untuk menyeret Hendropriyono sebagai kepala BIN dengan dokumen Kepolisian Indonesia dan Kejaksaan Agung itu cukup. Kalau mau menambahkan bukti yang ada biar terang benderang itu dibutuhkan baik dari CIA dan lembaga lain,” kata Chairul Anam saat dihubungi KBR


“Karena tidak hanya CIA yang mengetahui pembunuhan itu. Intelijen internasional yang beroperasi di Singapura pada 6 September 2004 itu, banyak intelijen Indonesia yang tidak bertugas di Singapura itu ada. Dan itu mencurigakan.” 


Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir (KASUM) menilai tanpa adanya dokumen tersebut, keterlibatan BIN dalam kasus Munir sudah dimiliki oleh Kepolisian Indonesia dan Kejaksaan Agung. Chairul Anam mengatakan dokumen-dokumen tersebut bakal diungkap, jika Presiden Joko Widodo berani mengambil langkah untuk mengusut kasus ini. 


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Inisiatif Daur Pangan di Masa Pandemi

Mama 'AW': Menerobos Semak Berduri

Kabar Baru Jam 8

Waspada Peningkatan Kekerasan terhadap Perempuan di Dunia Siber