Bagikan:

BNP2TKI Bakal Bangun Sistem Komunikasi Pemantau TKI

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Pelindungan TKI (BNP2TKI) Nusron Wahid bakal mendirikan sistem komunikasi langsung dengan TKI di seluruh dunia. Ia mengatakan sistem tersebut dirancang untuk memantau kondisi TKI.

NASIONAL

Kamis, 27 Nov 2014 18:21 WIB

Author

Abu Pane

BNP2TKI Bakal Bangun Sistem Komunikasi Pemantau TKI

tki, bnp2tki

KBR, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Nusron Wahid bakal mendirikan sistem komunikasi langsung dengan TKI di seluruh dunia. Ia mengatakan sistem tersebut dirancang untuk memantau kondisi TKI. 


Kata Nusron, sistem komunikasi digital tersebut bakal melibatkan operator telekomunikasi di Indonesia. Ia berharap sistem tersebut bisa meningkatkan perlindungan TKI.


"Belum ketemu apakah nanti kita buat pola supaya semua TKI melaporkan nomor hp. Kemudian nomor hp nya itu yang mempunyai hubungan kerjasama dengan provider di Indonesia. Supaya kita bisa mengirim pesan-pesan dan dia bisa mengirim pesan balik dengan cepat atau bagaimana itu. Intinya semua harus pakai digital,” kata Nusron di Jakarta, Kamis (27/11).


“Selama ini kan belum ada monitoring yang kontinyu. Selama ini kita pernah melihat hanya kaget melihat TKI yang digantung. Baru kita tergopoh-gopoh. Itu kasuistis.”  


Nusron Wahid menambahkan,  juga bakal mendirikan pelayanan satu pintu TKI. Pelayanan itu berupa perizinan pemberangkatan TKI, serta proses yang murah dan cepat. Ia mengatakan dalam layanan satu pintu akan tersedia kebutuhan TKI seperti layanan kesehatan. Namun rencana tersebut masih harus dibahas secara mendalam.


Editor: Antonius Eko 


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Genjot Investasi untuk Ancaman Resesi

Most Popular / Trending