covid-19

BMKG: Intensitas Hujan di Jabodetabek Meningkat

KBR, Jakarta- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan saat ini wilayah Jabodetabek sudah memasuki musim hujan dengan intensitas curah hujan yang semakin meningkat

NASIONAL

Sabtu, 22 Nov 2014 13:25 WIB

BMKG: Intensitas Hujan di Jabodetabek Meningkat

hujan, jakarta, jabodetabek

KBR, Jakarta- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan saat ini wilayah Jabodetabek sudah memasuki musim hujan dengan intensitas curah hujan yang semakin meningkat. (Baca: November, Pulau Jawa Mulai Hujan)


Prakirawan Cuaca BMKG Yuli Kartiningsih mengatakan, musim hujan terjadi mulai minggu kedua bulan ini, dan hanya dialami wilayah Jakarta Selatan, Bogor, Depok, dan di kawasan Cipanas, dan Gunung Putri. Sementara, musim hujan baru akan terjadi di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Bekasi, dan Cikarang pada minggu kedua Desember.

"Intensitasnya cukup variatif, untuk kawasan Depok, Bogor, dan Jakarta bagian Selatan mulai dari ringan sampai dengan lebat. Sementara, untuk kawasan lainnya diwilayah Jakarta Utara, dan Jakarta Barat masih intensitas ringan sampai November ini. Yang dikatakan intensitas ringan itu 5-20 mm per hari, hujan sedang itu 20-50 mm per hari, kategori hujan lebat itu diatas 50-100 mm per," kata Yuli kepada KBR (22/11)

Prakirawan Cuaca BMKG Yuli Kartiningsih menambahkan, sejumlah daerah di luar Jabodetabek saat ini masih mengalami masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan. Kondisi ini terjadi di wilayah Barat Indonesia. Salah satunya, Sumatera dan Kepulauan Riau, Bangka Belitung.

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Fasilitas Jalan Aman di Indonesia

Menyorot Klaster Covid-19 pada Pembelajaran Tatap Muka

Kabar Baru Jam 10