Allan Nairn Akan Buka BAB II Pengakuan Hendropriyono Soal Kasus Pembunuhan

KBR, Jakarta - Nama Allan Nairn mendadak terkenal setelah tampil di hadapan publik Indonesia setelah membongkar pengakuan Prabowo Subianto soal penculikan aktivis 1998. terakhir Allan membongkar pengakuan bekas Kepala BIN Hendropriyono soal berbagai kasus

NASIONAL

Rabu, 05 Nov 2014 19:29 WIB

Author

Pebriansyah Ariefana

Allan Nairn Akan Buka BAB II Pengakuan Hendropriyono Soal Kasus Pembunuhan

Allan Nairn, munir, HAM, jokowi

KBR, Jakarta - Nama Allan Nairn mendadak terkenal setelah tampil di hadapan publik Indonesia setelah membongkar pengakuan Prabowo Subianto soal penculikan aktivis 1998. Allan menceritakan hal itu bertepatan dengan Pemilu Presiden kemarin.


Tterakhir Allan membongkar pengakuan bekas Kepala BIN Hendropriyono soal berbagai kasus pembunuhan. Allan Nairn sudah menuangkan pengakuan Hendro dalam wawancaranya dalam tulisan di blogsite pribadinya, www.allannairn.org yang berjudul "Breaking News: Gen. Hendropriyono Admits "Command Responsibility" in Munir Assassination. Says Talangsari Victims "Committed Suicide." Agrees to Stand Trial for Atrocities; Legal Implications for As'ad, Wiranto, CIA. Hendropriyono: Part 1". Tulisan itu dikeluarkan Senin (27/10) kemarin.

Namun itu hanya bagian kecil dari isi wawancara Allan dengan Hendro. Allan mengaku akan mengeluarkan pengakuan Hendro lainnya. Terutama terkait kasus pembantaian Talangsari, Lampung.

"Segera dalam beberapa hari akan keluar bab kedua soal wawancara saya dengan Hendropryono," kata Allan kepada KBR di Gedung KBR, Utan Kayu Jakarta Timur, Rabu (5/11).

Hanya saja Allan tidak ingin terlebih dahulu membuka apa saja wawancara itu. Namun hasil wawancara selanjutnya itu Hendro akan membicarakan soal Komnas HAM dan istri Aktivis HAM Munir, Suciwati.

"Dia bicara soal Suciwati. Dia bicara dengan emosi dan perasaannya. Bicara soal Komnas HAM, dan tim pencari fakta," kata Allan.

Sebelumnya, dalam tulisan pertama Allan, dia mengungkapkan Hendropriyono mengaku bertanggungjawab secara komando dalam pembunuhan aktivis HAM Munir. Selaini itu Hendro juga mengaku jika ada hubungan kuat antara BIN dan CIA dalam pembunuhan Munir. Hendro juga bersedia membuka dokumen internal pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat terkait kasus pembunuhan Munir, pendudukan Timor Timur, dan pembantaian Talangsari.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 15

Menguasai Manajemen Amarah

Kabar Baru Jam 7

Wacana Jokowi Presiden 3 Periode