3 Ribu Petani Andalkan SMS Penyuluh Ciptaan UGM

KBR, Jakarta - Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada meluncurkan aplikasi penyuluhan pertanian berbasis android dan short message service (SMS) yang diberi nama 'Petani'. Sampai Senin (24/11) pagi ini sebanyak 3 ribu petani memanfaatkan layanan ini.

NASIONAL

Senin, 24 Nov 2014 07:03 WIB

Author

Pebriansyah Ariefana

3 Ribu Petani Andalkan SMS Penyuluh Ciptaan UGM

petani, SMS

KBR, Jakarta - Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada meluncurkan aplikasi penyuluhan pertanian berbasis android dan short message service (SMS) yang diberi nama 'Petani'. Sampai Senin (24/11) pagi ini sebanyak 3 ribu petani memanfaatkan layanan ini.

Dekan Fakultas Pertanian UGM, Jamhari menjelaskan kebanyakan petani bertanya soal ganggun serangan hama, penyakit dan kesehatan tanaman. Setelah mengirimkan, penyuluh pertanian UGM pun mengirim balik penjelasan solusi dari yang dikeluhkan petani.

"Sampai hari ini pagi tadi 3000 petani dan juga penyuluh. Biasanya masalah seragan hama dan penyakit, kesehatan tanaman. Para pakai memberikan solusi, seelah menympaikan dari pesan yang dikirim," jelas Jamhari saat dihubungi KBR pagi ini.

Dikeluarkannya layanan ini karena untuk menjawab kebutuhan petani dan ingin kembali mewujudkan swasembada pangan yang pernah terjadi tahun 1984. Swasembada itu disebabkan banyaknya penyuluh petani yang diturunkan pemerintah Soeharto saat itu.

"Kalau kita lihat sekarang ini kondisinya kontradiktif. Sekarang penyuluh sedikit. Itu juga tinggal yang tua-tua. Kalau kita lihat juga sarjana pertanian ini tidak tertarik dengan dunia pertanian. Ini kondisi pertanian makin memprihatinkan," jelas dia.

Aplikasi itu dimaksudkan untuk memudahkan petani untuk berkomunikasi dengan para pakar petanian dari UGM. Fakultas Pertanian juga menyediakan mobil khusus yang akan meninjau langsung kondisi petani di lapangan setelah mendapat informasi dari petani.

Aplikasi "Petani" bisa didapatkan dengan cara mengunduh aplikasi dengan mengunjungi link http://www.8villages.com/petani atau mengirim sms IKUTI RPP (nomor ponsel yang digunakan) kirim ke 2000.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10