[Webtorial] Jumlah Kepala Daerah Jadi Tersangka Korupsi di Atas Prediksi

KBR68H

NASIONAL

Minggu, 17 Nov 2013 10:58 WIB

Author

KBR68H

[Webtorial] Jumlah Kepala Daerah Jadi Tersangka Korupsi di Atas Prediksi

kepala daerah, tersangka korupsi, kemendagri

KBR68H – Jumlah kepala daerah yang menjadi tersangka korupsi di atas prediski Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. Dirjen Otda Djohermansyah Djohan memprediksi, jumlah kepala daerah yang terlibat kasus hukum bisa menembus angka 300 pada akhir tahun ini. Namun, angka 300 sudah terlewati sebelum tahun 2013 berakhir.

"Terakhir saya mendapat laporan sudah 309 kepala daerah terlibat proses hukum terkait kasus korupsi, baik berstatus tersangka, terdakwa maupun terpidana. Jumlah itu merupakan gabungan sejak dilakukannya pemilihan kepala daerah secara langsung pada 2005," kata Djohermansyah Djohan.

Berdasarkan catatan Kemendagri, sebanyak 304 kepala daerah tercatat terlibat dalam kasus korupsi. Angka tersebut melambung cukup signifikan selama sepekan, termasuk kasus dugaan suap Bupati Gunung Mas Hambit Bintih terhadap bekas Ketua MK Akil Mochtar.

Biaya politik mahal tidak hanya terjadi pada saat penyelenggaraan Pilkada berlangsung, tetapi juga ketika ada sengketa Pilkada yang harus dibawa ke Mahkamah Konstitusi di Jakarta. Belum lagi praktik politik transaksional yang terjadi dalam proses putusan sengketa Pilkada tersebut.

Data Kementerian Dalam Negeri  pada 2012 menyebutkan, sudah 280 kepala dan wakil kepala daerah yang bermasalah dengan hukum. Sebagian besar dari jumlah tersebut, sekitar 72%, terjerat tindak pidana korupsi.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Perkara Anak Tersangka Kerusuhan 22 Mei Diminta Diselesaikan di Luar Pengadilan