Bagikan:

Tragedi Kanjuruhan, Polda Jatim Periksa Ketua Umum PSSI

"Beliau sudah dalam perjalanan dan sudah konfirmasi hari ini hadir,"

NASIONAL

Kamis, 20 Okt 2022 14:21 WIB

Tragedi Kanjuruhan

Ketua PSSI Mochamad Iriawan (kiri), Menpora Zainudin Amali dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo usai meninjau Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim, Minggu (2/10/22).

KBR, Surabaya- Penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur akan memeriksa Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule dan Wakilnya, Iwan Budianto. Keduanya akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi, terkait tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 133 suporter aremania.

Juru Bicara Polri Dedi Prasetyo memastikan Ketua Umum PSSI akan hadir dalam pemeriksaan dan sudah menyampaikan konfirmasinya.

"Rencana hari ini akan dimintai keterangan ketua umum PSSI IB dan wakil ketua umum PSSI. Beliau sudah dalam perjalanan dan sudah konfirmasi hari ini hadir," katanya di Mapolda Jatim pada Kamis (21/10/2022).

Dedi mengatakan, selain Ketum dan Waketum PSSI, penyidik juga memeriksa saksi ahli dari Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Rumah RSSA menjadi  rujukan korban tragedi Kanjuruhan, dan ada beberapa korban meninggal yang mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut.

Baca juga:

    Mabes Polri telah menetapkan enam tersangka yakni Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ahmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang Abdul Haris, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, Komandan Kompi Brimob Polda Jawa Timur AKP Hasdarman, security steward Suko Sutrisno.

    Para tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 359 dan Pasal 360 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 103 juncto Pasal 52 UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

    Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang terjadi usai laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 yang mempertemukan Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu, 1 Oktober 2022. 

    Tercatat 133 orang meninggal akibat tragedi tersebut. Sedangkan korban luka-luka sebanyak 583 orang, terdiri atas luka ringan 511, luka sedang 46, dan luka berat 26 orang.

    Editor: Rony Sitanggang

    Kirim pesan ke kami

    Whatsapp
    Komentar

    KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

    BERITA LAINNYA - NASIONAL

    Kabar Baru Jam 7

    Tergoda Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

    Kabar Baru Jam 8

    Kabar Baru Jam 10

    Kabar Baru Jam 11

    Most Popular / Trending