Bagikan:

Tragedi Kanjuruhan, 31 Polisi Diperiksa

"Tim investigasi dari Irwasum maupun dari Propam sudah melakukan pemeriksaan terhadap 31 anggota Polri."

NASIONAL

Kamis, 06 Okt 2022 09:03 WIB

tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan, doa bersama di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (4/10/22) malam. (Antara/Didik Suhartono)

KBR, Jakarta - Sebanyak 31 anggota Polri diperiksa oleh Propam dan Irwasum, buntut tragedi Kanjuruhan pada sabtu pekan lalu. Juru bicara Mabes Polri Dedi Prasetyo mengatakan, 31 anggota diperiksa oleh tim investigasi bentukan Polri dengan arahan langsung dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

"Tim investigasi dari Irwasum maupun dari Propam sudah melakukan pemeriksaan terhadap 31 anggota Polri. Dari 31 anggota tersebut belum selesai (pemeriksaan, red) dilanjutkan juga dengan pemeriksaan malam hari ini karena sesuai dengan arahan Bapak Kapolri ada beberapa hal yang harus betul-betul didalami," ujar Dedi di Mapolresta Malang, Rabu (5/10/2022).

Tim investigasi Polri, lanjut Dedi, juga telah menggali keterangan dari 35 saksi baik dari saksi internal anggota Polri yang dalam terlibat dalam pengamanan di Stadion Kanjuruhan maupun saksi dari eksternal.


Baca juga:

Jumlah Korban

Jumlah korban meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan versi polisi bertambah  menjadi 131 orang.

"Jadi data korban meninggal 131 orang," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dilansir Antara, Rabu (5/10/2022).

Kata dia, mulanya ada selisih data antara tim Humas Polri dengan Dinkes Kesehatan. Data Polri hanya mencatat korban yang dibawa ke rumah sakit. Setelah dilakukan pencocokan data, ternyata ada 12 korban meninggal tidak di fasilitas kesehatan.

"Nonfaskes penyebab selisihnya setelah semalam dilakukan pencocokan data bersama dinas kesehatan, tim DVI, dan direktur rumah sakit," kata Dedi.

Sebanyak 75 korban meninggal dunia terdata di tujuh rumah sakit swasta, yakni RSUD Gondanglegi sebanyak empat orang, RS Wafa Husada sebanyak 53 orang, RS Teja Husada sebanyak 13 orang, RS Hasta Husada sebanyak tiga orang, RS Ben Mari sebanyak satu orang, RST Soepraoen sebanyak satu orang dan RS Salsabila sebanyak satu orang.

Kemudian 12 korban meninggal dunia di luar fasilitas kesehatan.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Bagaimana Stok dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru?

Kabar Baru Jam 8

Kick Off Seminar: Jurnalisme di bawah Kepungan/Tekanan Digital

Kabar Baru Jam 10

Most Popular / Trending