Bagikan:

Santunan Tragedi Kanjuruhan, Meninggal 25 Juta Luka Berat 5 Juta

"Dari Bank Jatim Rp 5 juta kami sudah mencicil sejauh yang kami bisa menjangkau"

NASIONAL

Senin, 03 Okt 2022 08:30 WIB

tragedi kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan, jenazah korban kerusuhan di RSUD Saiful Anwar, Kota Malang, Jatim, Minggu (2/10/22). (Antara/R D Putra)

KBR, Jakarta- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan korban meninggal maupun luka berat akibat kejadian tragis di Stadion Kanjuruhan, mendapat santunan. Kata dia, jumlah santunan yang diberikan sebesar Rp 25 juta rupiah bagi yang meninggal dunia dan Rp 5 juta yang luka berat. 

Khofifah mengatakab, santunan sudah mulai disalurkan dan dicicil bertahap.

"Ahli waris korban yang meninggal masing-masing dari Pemprov Rp 10 juta, kalau warga Kota Malang maka dari Pemkot Malang juga Rp 10 juta. Jika warga Pemkab Malang dari Pemkab Malang juga Rp10 juta, dan dari Bank Jatim Rp 5 juta kami sudah mencicil sejauh yang kami bisa menjangkau hari ini dan yang untuk luka berat kami memberikan tambahan untuk keluarga sebesar Rp 5 Juta," ujar Khofifah di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (2/10/2022).

Dia memastikan tugas Pemprov, Pemkab dan Pemkot Malang adalah memberikan layanan kepada korban baik yang meninggal dunia maupun yang membutuhkan perawatan.


Baca juga:


Khofifah menjamin seluruh layanan kesehatan baik di rumah sakit yang ada di Kabupaten Malang, Kota Malang dan RSUD Saiful Anwar milik Pemprov Jawa Timur semuanya ditanggung pemerintah alias gratis.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Menyongsong Terbitnya Rupiah Digital

Episode 4: Relasi Kuasa: Akar Kekerasan & Pengaturannya Dalam UU TPKS

Kabar Baru Jam 7

Bagaimana Stok dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru?

Kabar Baru Jam 8

Most Popular / Trending