Bagikan:

Respons Puan Usai Nasdem Usung Anies jadi Capres

Partai politik tentu punya mekanisme sendiri-sendiri.

NASIONAL

Rabu, 05 Okt 2022 12:17 WIB

Respons Puan Usai Nasdem Usung Anies jadi Capres

Ketua DPP PDIP Puan Maharani bersama Ketum Partai Nasdem Surya Paloh usai pertemuan di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (22/8/2022). (Antara/Rivan Awal)

KBR, Jakarta - Ketua DPP PDIP Puan Maharani buka suara terkait sikap Partai Nasdem yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden di Pemilu 2024. Puan menilai, setiap partai politik memiliki mekanisime dalam menetapkan calon presiden.

"Partai politik tentu punya mekanisme sendiri-sendiri untuk bisa menetapkan, memilih calon-calon yang nanti akan masuk dalam kontestasi tahun 2024," ujar Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Puan enggan berkomentar lebih jauh soal pencalonan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Dia mengatakan, saat ini masih dalam suasana duka tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang.

Baca juga: Pemilu 2024, Nasdem Deklarasikan Anies Calon Presiden

"Jadi, lebih baik kita fokus dulu untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut," ujarnya.

Pada 22 Agustus lalu, Puan sempat menyambangi Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Nasdem Tower, Jakarta. Kala itu, Paloh mengatakan pertemuannya dengan Puan merupakan awal untuk memperkuat sinergitas dua parpol yang sudah berjalan. Kata dia, Nasdem dan PDIP sama-sama menginginkan Pemilu 2024 berjalan lancar.

Nasdem memutuskan mengusung Anies Baswedan untuk maju menjadi capres untuk di Pemilu 2024. Deklarasi digelar di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Baca juga: Bertemu Puan Maharani, Ini yang Disampaikan Surya Paloh

"Nasdem melihat seorang sosok Anies Rasyid Baswedan. Kami mempunyai keyakinan, pikiran dalam perpektif makro dan mikro, sejalan dengan apa yang kami yakinin. Kami ingin menitipkan perjalanan bangsa ini ke depan," kata Paloh.

Editor: Wahyu S.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Upaya Polri Meningkatkan Kembali Kepercayaan Publik

Most Popular / Trending